Guru SD Mantap Menghadapi K-13, Pengabdian Masyarakat Prodi D3 Teknik Mesin PNJ

In Pendidikan
SANI/RADAR DEPOK
TURUN LAPANGAN: Para dosen D3 Prodi Teknik Mesin Jurusan Teknis Mesin Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) memberikan pelatihan pendampingan pembuatan media pembelajaran untuk menghadapi Kurikulum 2013 di MI Muhammadiyah 2 Beji.

DEPOK – Kurikulum 2013 (K-13) sudah resmi ditetapkan. Para tenaga pendidik pun kini mulai bersiap membenahi kurikulum yang lama menjadi kurikulum yang baru. K-13 adalah suatu sistem pembelajaran yang terintegrasi, dimana tidak ada pemisahan antara mata pelajaran seperti pada kurikulum KTSP.

Selain sistem pembelajaran yang berdasarkan tema, penilaian siswa pun juga lengkap dengan penilai perilaku, nilai huruf, dan nilai angka pada buku Rapor. Perubahan seperti itu memerlukan penyesuaian baik pemerintah, lembaga, guru, murid, dan orang tua. Beberapa kendala yang dihadapi guru, khususnya SD adalah pemaduan antara muatan pelajaran dalam pembelajaran tematik, penguasaan teknologi informasi, pembuatan media pembelajaran dan evaluasi nilai.

“Hal itu tentu saja menjadi sebuah tantangan bagi guru-guru SD di Kecamatan Beji. Bahkan masih ditemukan ada beberapa guru yang menggunakan papan tulis sebagai media pembelajaran,” kata Dosen Bahasa Teknik Mesin PNJ, Ratna Khoirunnisa kepada Radar Depok.

Dengan kasus yang ada, Prodi D3 Teknik Mesin Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) melaksanakan kegiatan pendampingan pembuatan media pembelajaran dan evaluasi nilai dengan memanfaatkan aplikasi komputer bagi guru dan kepala sekolah di MI Muhammadiyah 2 Beji Depok.

“Meskipun usia sudah tidak begitu muda lagi, tetapi semangat para guru dalam menuntut ilmu perlu diacungi jempol. Bahkan ada salah satu peserta yang tidak memili laptop di rumah tetap belajar menggunakan aplikasi itu demi kelancaran proses pembelajaran kedepannya,” kata penggagas kegiatan Pengabdian Masyarakat, Drs Sidiq Ruswanto, M.T dan Candra Damis, M.T.

Kegiatan yang berjalan selama satu hari tersebut menghadirkan para dosen untuk mengajar guru-guru MI Muhammadiyah 2 Beji. Di antaranya, Drs Mochammad Sholeh, M.T., Widiyatmoko, S. Si., M. Eng., Hasvienda Mohammad Ridwan, ST., dan Rahmat Subarkah, ST., M.T.

“Kami berharap pelatihan ini dapat menambah wawasan keterampilan para guru untuk mampu mengaplikasikan metode pengajaran menggunakan komputer dan mantap mempelajari kurikulum 2013,” tutup Ratna. (san)

You may also read!

Awas Korupsi Nangka Berujung SP3

DEPOK – Berkas dugaan korupsi pelebaran Jalan Nangka, Kecamatan tapos, milik Nur Mahmudi Ismail dan Harry Prihanto tak ada

Read More...

MR-ORI Depok di Bawah Target Kemenkes

DEPOK– Cakupan imunisasi measle-rubella (MR) dan outbreak response imunization (ORI) difteri 3 di Kota Depok, masih di bawah target

Read More...

Sehat Dimulai dari Cuci Tangan

DEPOK – Memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia (HCTPS). Selasa (16/10), Walikota Depok Mohammad Idris, Dinas Kesehatan (Dinkes)

Read More...

Mobile Sliding Menu