DJP Jabar Wilayah III – Universitas Gunadarma sasar Mahasiswa melalui MKDU, Tingkatkan Kesadaran WP Sejak Dini

In Pendidikan
SANI/RADAR DEPOK
SOSIALISASI: Kakanwil Direktorat Jenderal Pajak Provinsi Jawa Barat Wilayah III (tengah) bersama Wakil Rektor Universitas Gunadarma (tiga dari kanan), Kepala Kantor Pelayanan Pajak Depok-Cimanggis dan Depok-Sawangan, berfoto bersama saat kegiatan sosialisasi di aula kampus, kemarin (13/9).

DEPOK – Pajak merupakan tulang punggung pendapatan suatu negara. Penerimaan pajak di Indonesia membiayai 78 persen Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Namun sejak 2009 target penerimaan pajak tidak pernah tercapai.

Hal ini menjadi tantangan bagi Direktorat Jenderal Pajak di bawah Kementerian Keuangan RI untuk bekerja keras meningkatkan pertumbuhan penerimaan pajak, mencapai target penerimaan pajak, dan mencapai kemandirian APBN.

Salah satu penyebab tidak tercapainya target penerimaan pajak adalah tingkat kepatuhan membayar pajak yang relatif masih rendah. Dalam hal ini, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menyasar para pelajar dan mahasiswa untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak sejak dini.

DJP Provinsi Jabar Wilayah III bersama dengan Universitas Gunadarma melaksanakan kegiatan Sosialisasi Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) Inklusi Kesadaran Pajak dengan para dosen pengampu mata kuliah dasar. Di antaranya bahasa Indonesia, kewarganegaraan, pancasila, dan agama, kemarin (13/9).

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) DJP Provinsi Jawa Barat Wilayah III, Edward Hamonangan Sianipar mengatakan, melalui program inklusi ini diharapkan para dosen pengampu mata kuliah dasar dapat menyisipkan materi tentang pajak kepada mahasiswa saat di kelas.

“Harapannya para mahasiswa minimal tumbuh kesadarannya untuk membayar pajak kelak ketika mereka dewasa. Membentuk kesadaran itu sangat sulit dibanding memberikan pengetahuan seputar pajak,” katanya kepada Radar Depok.

Edward menjelaskan, meningkatkan kesadaran pajak ke masyarakat dibutuhkan kerjasama yang kuat. Untuk itu pihaknya menggandeng Universitas Gunadarma yang dijadikan piloting untuk memulai pembelajaran di Tahun Akademik 2018-2019.

“Sektor pengetahun diperlukan setelah nanti mereka sudah menjadi wajib pajak, sekarang sentuk sektor yang paling rendah yakni kesadarannya. Nanti diharapkan kantor pelayanan pajak untuk membantu program ini,” jelasnya.

Sebanyak 113 dosen dari 179 dosen aktif pengampu mata kuliah dasar mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut. Para dosen itu sudah menyusun Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dengan memasukkan materi inklusi kesadar pajak.

Sementara itu, Rektor Universitas Gunadarma, E.S. Margianti menghaturkan ucapan terimakasih kepada DJP Provinsi Jabar Wilayah III atas penempatan kampusnya sebagai piloting. Dia mengatakan akan mendukung sepenuhnya kegiatan yang dilakukan demi kemajuan negara.

“Kegiatan ini membuat kami lebih semangat dan termotivasi untuk harus sadar membayar pajak yang notabene pendukung kemajuan negara,” tutup Margianti. (san)

You may also read!

Asep Kalap Lihat Paha Bule, Pemerkosa-Pencuri WNA Jerman di Depok Ditangkap

DEPOK – Asep Maulana sudah mengenakan kaos berwarna orange dengan tulisan tahanan, saat masuk hotel prodeo Polresta Depok. Pria

Read More...

Tujuh Rumah Gedong Numpang Listrik, Developer Aruba Residence Depok Putus Aliran

DEPOK – Entah apa permasalahannya sampai-sampai developer Aruba Residence berbuat tega seperti ini. Selama sembilan hari, tujuh rumah mewah

Read More...

Sehari 60 Orang Buat Kartu Kuning

DEPOK – Selain Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Ternyata, pemohon pembuatan Kartu Kuning atau AK1 juga mengalami peningkatan   kemarin.

Read More...

Mobile Sliding Menu