Bawaslu Depok ‘Pelototi’ Dugaan DPT Ganda

In Politika
RICKY/RADAR DEPOK
PENYERAHAN: Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini (Kedua kanan) menyerahkan berkas dugaan DPT ganda kepada Ketua KPU Kota Depok, Titik Nurhayati didampingi Komisioner KPU Kota Depok, Nana Shobarna di Kantor KPU Kota Depok, Jalan Raya Kartini no.19 Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas.

DEPOK – Demi menjaga hak warga Negara Indonesia (WNI) dalam berpolitik dan menggunakan hak suaranya, Bawaslu Kota Depok terus melakukan pengawalan terkait dugaan pemilih ganda di daftar Pemilih Tetap (DPT). Hal tersebut ditegaskan, Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini, saat dihubungi Radar Depok, Minggu (16/9).

Diketahui, KPU Kota Depok telah menggelar rapat pleno terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPHP), Kamis (13/9). Hasilnya yang semula DPT Kota Depok, 1.291.297 pemilih menjadi 1.286.160 pemilih.

“KPU mencoret 5.137 pemilih, artinya lebih dari rekomendasi Bawaslu Kota Depok sebanyak 4.712 pemilih. Karena KPU dan ODP PPK melakukan verifikasi terhadap 9.859 data by name by address yang kami serahkan ke KPU,” kata Luli kepada Radar Depok.

Wanita berhijab ini melanjutkan, prioritas utama dalam tahapan pemilu adalah pemutakhiran data, dan itu menjadi skala prioritas Bawaslu. Bahkan seluruh staf turut membantu dan mencermati DPT ganda.

“Itu menjadi prioritas, karena merupakan awal proses tahapan Pemilu dan sebagaian dari proses demokrasi, karenannya kita harus mengawal,” tuturnya.

Menurut Luli, DPT yang ganda dapat menimbulkan multitafsir, sehingga ketika menemukan DPT ganda harus diperbaiki dan dihapus dari DPT. Ia bersyukur di Kota Depok, KPU sudah melakukan perbaikan sebagaimana yang telah disampaikan Bawaslu.

Dari tahapan perbaikan ini, Bawaslu berharap hak warga Negara untuk memilih dapat terpenuhi, dan pihaknya dapat mengawasi Pemilu yang langsung, umum, bebas dan rahasia (Luber), Jujur dan adil (Jurdil) serta damai sesuai harapan besar masyarakat.

“Bawaslu menjaga Pemilu dan mhak pilih warga Negara, ini adalah bagaian dari menjaga NKRI juga. Informasi terakhir, Bawaslu, KPU dan Parpol sepakat memperpanjang penetapan PDT hingga dua bulan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua KPU Kota Depok, Titik Nurhayati menyambut baik proses pencermatan DPT dalam rangka menyusun daftar pemilih yang akurat. “Mengelola sebuah data besar versus menyesuaikan data dinamika masyarakat perkotaan yang kompleks,” kata Titik.

Menurutnya, pencermatan DPT juga sekaligus sebagai upaya pencegahan agar tidak ada sengketa data pemilih. Karena itu, pencermatan hendaknya bukan hanya KPU, Bawaslu dan Parpol, tetapi juga masyarakat turut melakukan kroscek.

“Apakah kita sudah terdaftar sebagai pemilih Pemilu 2019 atau belum, untuk mengecek DPT bisa mengunjungi laman KPU di www.datakpu.go.id,” pungkas Titik. (cky)

You may also read!

12 Rumah di Depok Tersapu Beliung

DEPOK – 12 bangunan rumah warga di Kampung Bojong RT05/19, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, porak-poranda disapu angin puting beliung,

Read More...

Anggota Pramuka SWK Bantu Program TMMD di Depok

DEPOK – Sebanyak 12 anggota pramuka yang tergabung dalam Saka Wira Khartika (SWK) Kota Depok membantu personel Satuan Tugas

Read More...

44 Tim Adu Kuat di Piala PP Sukmajaya

DEPOK – 44 tim dari berbagai kategori akan beradu menjadi yang terbaik di kompetisi futsal yang diselenggarakan PAC Pemuda

Read More...

Mobile Sliding Menu