AISI Depok Gelar Pre Assesment

In Satelit Depok, Wilayah Depok
PEBRI/RADAR DEPOK
TINGKATKAN KUALITAS: Peserta Pre Assesment yang juga akan menjadi peserta Ujikom berfoto bersama dengan tamu undangan, Jumat (21/9).

DEPOK – Asosiasi Instruktur Seluruh Indonesia (AISI) Kota Depok mengadakan Uji Kompetensi (Ujikom) Metodologi Pelatihan bagi Instruktur Lembaga Pelatihan Kerja (LKP) di Kota Depok dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Instruktur Kursus Indonesia (IKI). Tetapi untuk kegiatan pada Jumat (21/9), diadakan terlebih dahulu Pre assesment.

Ketua AISI Kota Depok, Marcell Kurniawan mengatakan, ada tujuh unit kompetensi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Metodologi yang diberikan, dan itu sesuai dengan Pelatihan No.161 Tahun 2015. Dalam kegiatan tersebut, turut dihadiri juga oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok, Diah Sadiah.

“Pra Asesmen ini adalah pemanasan untuk para peserta sebelum melaksanakan Ujikom,” ucapnya di lokasi kegiatan yang diadakan di LPK RDC – DMALL Ruko Blok A No. 16, Jl. Margonda Raya Kav. 88, Kecamatan Beji.

Marcell menjelaskan, dengan diadakannya Ujikom maka bisa meningkatkan kualitas para instruktur dan LKP tempatnya mengajar. Selain itu, juga bisa meningkatkan kepercayaan dunia usaha terhadap kualitas pelatihan yang diberikan oleh LKP dengan instruktur-instruktur yang sudah tersertifikasi.

“Untuk pelaksanaan Ujikomnya pada hari Kamis, 27 September 2018, pukul 08.00 di LPK RDC,” jelasnya.

Sementara itu, Asesor Kompetensi LSP IKI, Aria Novita menuturkan, tujuh unit kompetensi yang diajarkan, pertama tentang kesehatan dan keselamatan kerja di lingkungan kerja, kedua menyusun program pelatihan untuk membuat kurikulum dan silabur. Ketiga, menyiapkan bahan pembelajaran, keempat menyiapkan media pembelajaran, kelima menyiapkan peralatan pelatihan, keenam menyusun dan menyiapkan sesi pelatihan, dan ketujuh pelaksanaan latihan tatap muka atau praktik mengajar.

“Setelah mengusai tujuh hal tersebut, mereka akan melaksanakan Ujikom, dan ketika lulus bisa mendapatkan sertifikat yang bisa juga digunakan sebagai modal untuk bekerja di luar negeri,” terangnya.

Di tempat yang sama, Kepala Disnaker Kota Depok, Diah Sadiah menuturkan, dunia industri sekarang ini sedang melakukan efisiensi sumber daya manusia (SDM) sekitar 20 persen. Jadi, pengurangan karyawan, karena sudah memanfaatkan mesin. Oleh karena itu, instruktur memiliki peran yang sangat penting, dalam menciptakan orang yang berkualitas. Tapi, untuk menciptakan orang yang berkualitas, tentunya instrukutrnya harus lengkap kompetensinya.

“Instruktur yang berkualitas, tentunya akan menjalankan pendidikan yang berkualitas. Sampai nantinya menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan siap terjun di dunia industri sekarang ini,” tuturnya. (peb)

You may also read!

12 Rumah di Depok Tersapu Beliung

DEPOK – 12 bangunan rumah warga di Kampung Bojong RT05/19, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, porak-poranda disapu angin puting beliung,

Read More...

Anggota Pramuka SWK Bantu Program TMMD di Depok

DEPOK – Sebanyak 12 anggota pramuka yang tergabung dalam Saka Wira Khartika (SWK) Kota Depok membantu personel Satuan Tugas

Read More...

44 Tim Adu Kuat di Piala PP Sukmajaya

DEPOK – 44 tim dari berbagai kategori akan beradu menjadi yang terbaik di kompetisi futsal yang diselenggarakan PAC Pemuda

Read More...

Mobile Sliding Menu