157 Mahasiswa STAI Al Qudwah Angkatan XVII Diwisuda, Cetak Generasi Visioner

In Pendidikan
SANI/RADAR DEPOK
LULUS: STAI Al Qudwah Depok mewisuda 157 mahasiswa lulusan angkatan XVII di Gedung Balairung Budi Utomo, Hotel Bumi Wiyata, kemarin (19/9).

DEPOK – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Qudwah Depok mengadakan upacara wisuda pada Rabu (19/9), di Gedung Balairung Budi Utomo, Hotel Bumi Wiyata. Sebanyak 157 wisudawan dan wisudawati mengikuti prosesi wisuda Sarjana S1 Program Studi Hukum Ekonomi Syariah dan Manajemen Pendidikan Islam angkatan XVII.

Upacara wisuda dibuka oleh sambutan dari Ketua STAI Al Qudwah Depok, Nurhadi. Dalam sambutannya, dia mengatakan bahwa perkembangan teknologi dan tantangan dunia nyata semakin berat. Para mahasiswa lulusannya, diharapkan memiliki kompetensi daya saing yang kuat untuk melawan.

“Selama kuliah, mereka kami bekali kompetensi keislaman, seperti Alquran, bahasa Arab, dan bahasa Inggris untuk membuka wawasan global. Serta skill tambahan lain (leadership dan ekonomi),” kata Nurhadi kepada Radar Depok.

Tamu undangan yang hadir dalam kegiatan tersebut yakni Ketua MUI Kota Depok, Dimyati Badruzzaman, Koordinator Perguruan Tinggi Islam Swasta (Kopertais) Wilayah II Jawa Barat dan Banten, Dr. H. Ujang Syaifullah, perwakilan Kementerian Agama Kota Depok, perwakilan Pemkot Depok, serta Pengurus Yayasan Islam Al Qudwah Kota Depok, KH. Amang syafrudin.

Pengurus Yayasan Islam Al Qudwah Kota Depok, KH. Amang Syafrudin menuturkan, sebagai lulusan STAI Al Qudwah Depok diharapkan dapat mencapai visi kampus, yakni menjadi generasi yang fisioner. Di antaranya, memiliki kompetensi pembelajar, enterpreneur (mandiri), dan leader (pemimpin).

“Kunci semuanya itu ada pada pengembangan diri baik secara intelektual (meneruskan jenjang S2 dan S3), serta menjadi warga negara yang menjalankan arahan dari pancasila,” tuturnya.

Ia pun juga berpesan agar para anak didiknya tersebut memiliki imunitas (daya tahan) baik tubuh dan pemikiran atau keyakinan untuk menahan gelombang deras dari sektor informasi pengetahuan yang sangat pesat ini. Bukan sterilitas yang akan menjadi boomerang dalam kehidupannya.

“Bukan menjauhkan teknologi tetapi menaklukankannya untuk mengarahkan dan dijadikan sebagai pembelajaran, pengembangan kemandirian dan leader di masyarakat. Jadi jadikan teknologi untuk manfaat dalam hidup,” terang Amang.

Penampilan paduan suara dari mahasiswa STAI Al Qudwah Depok turut menyemarakkan wisuda tahun ini. Ada tiga wisudawan terbaik yang berpredikat Cumlaude, yakni Adi Musif dan Zahrah dari Prodi Manajemen Pendidikan Islam, dan Dede Rohmat dari Prodi Hukum Ekonomi Syariah. (san)

You may also read!

Pangkalanjati, Depok Bebersih dan Tanam Pohon

DEPOK – Jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kelurahan Pangkalanjati dan Kecamatan Cinere serta sejumlah pengurus lingkungan Kelurahan Pangkalanjati melaksanakan

Read More...

Komunitas Depok Kumpul Jelang Bagen Festival 2018, Wadahi Komunitas di Depok, Siap Berkarya Bersama-sama

Di Minggu (21/10) sore, dalam satu acara seluruh komunitas di Kota Depok berkumpul dan diskusi tentang berbagai karya seni.

Read More...

Evaluasi Peserta Didik Sama Penting dengan Pelatihan

DEPOK – Ketua Hisppi Kota Depok, Atiek Warih Setiawati berpendapat, seorang pendidik kursus dan pelatihan memiliki tanggungjawab yang besar

Read More...

Mobile Sliding Menu