Wakapolri Dilantik Jadi Menpan-RB, Seleksi CPNS Diundur

In Utama
SERIUS: Para peserta tes CPNS saat sedang mengikuti seleksi, beberapa waktu lalu. (Ilustrasi)

JAKARTA – Asman Abnur memilih mundur dari jabatan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB). Asman mundur lantaran Partai Amanat Nasional (PAN), partai tempatnya bernaung, tidak mendukung pasangan calon Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

Setelah Asman mundur, bagaimana nasib lowongan CPNS yang rencananya mau dibuka Agustus ini? Seperti diberitakan sebelumnya, Asman mengatakan lowongan CPNS akan dibuka Agustus ini.

“Kita berkepentingan, KemenPAN-RB seperti tadi saya sampaikan ada kebutuhan untuk pengangkatan CPNS, dan beberapa kebijakan sudah dikeluarkan,” kata Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PAN-RB Mudzakir, Selasa (14/8).

“Tentu kita ingin merespons supaya kebutuhan CPNS itu terpenuhi meskipun tidak seluruhnya,” lanjutnya.

Meski dipastikan tidak akan batal, dengan di-reshufflenya posisi menteri, waktu pengumuman pembukaan lowongan CPNS bisa saja tertunda alias mundur. “Ada kemungkinan seperti itu iya (tertunda),” jawabnya.

Namun di luar itu, memang ada proses yang dianggapnya memakan waktu sehingga pengumuman CPNS yang sebelumnya dijadwalkan Juli mundur, dan rencananya diumumkan Agustus ini.

Asman pun menegaskan lowongan CPNS 2018 tetap digelar, rencananya akhir Agustus ini.

“Ya, mudah-mudahaan, (walau mundur) ya tetap. Itu program kerjanya KemenPAN-RB enggak tergantung individu,” tutur Asman di Gedung Kementerian PAN-RB, Jakarta, Selasa (14/8).

Asman menjelaskan saat ini proses pembukaan CPNS 2018 masih dalam tahap pemyelesaian data angka kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari masing-masing kementerian dan lembaga pemerintahan. “Detilnya belum selesai, rincian formasinya yang belum,” tuturnya.

Sebelumnya, pemerintah berencana membuka lowongan pada akhir Mei 2018, kemudian ditunda setelah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 27 Juni 2018. Tak lama, pemerintah melalui Kementerian PAN-RB juga menargetkan untuk bisa membuka seleksi CPNS pada akhir Juli 2018, namun tak kunjung dibuka.

KemenPAN-RB merupakan kementerian yang bertanggung jawab terhadap kebutuhan tenaga PNS di Indonesia, termasuk penyediaannya lewat pembukaan lowongan CPNS. Pembukaan lowongan CPNS dipastikan tidak akan batal karena saat ini memang dibutuhkan, sehingga menjadi kepentingan pemerintah.

“Kita berkepentingan, KemenPAN-RB seperti tadi saya sampaikan ada kebutuhan untuk pengangkatan CPNS, dan beberapa kebijakan sudah dikeluarkan,” kata Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PAN-RB Mudzakir, Selasa (14/8).

“Tentu kita ingin merespons supaya kebutuhan CPNS itu terpenuhi meskipun tidak seluruhnya,” lanjutnya.

Meski dipastikan tidak akan batal, dengan di-reshufflenya posisi menteri, waktu pengumuman pembukaan lowongan CPNS bisa saja tertunda alias mundur. “Ada kemungkinan seperti itu iya (tertunda),” jawabnya.

Namun di luar itu, memang ada proses yang dianggapnya memakan waktu sehingga pengumuman CPNS yang sebelumnya dijadwalkan Juli mundur, dan rencananya diumumkan Agustus ini. “Jadi kita konsolidasi terhadap penetapan formasinya, yaitu misalnya untuk guru itu di kabupaten ini, kecamatan ini, SMP ini kebutuhannya berapa. Nah itu masih berlangsung. Nah ini yang memakan waktu,” tambahnya.

Sebelumnya dia menyampaikan, soal waktu pengumuman pembukaan CPNS, masih perlu dilihat lagi akan seperti apa pasca mundurnya Asman Abnur nanti. “Soal waktunya tentu kita akan lihat nanti ya kalau ada persoalan seperti ini,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional, Viva Yoga Mauladi mengatakan, keputusan tersebut karena Asman tidak akan mau membebani pemerintahan Jokowi. “Saya sudah berkomunikasi dengan Pak Asman Abnur. Beliau menyatakan mundur dari kabinet pemerintahan Jokowi. PAN telah mengusung pasangan calon di pilpres, Pak Prabowo-Sandi,” kata Yoga lagi.

Mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam itu menuturkan langkah Asman itu merupakan bagian dari penegakan etika politik dan sopan santun. Dia dalam posisi menjaga fatsun politik.

“Pak Asman adalah salah satu kader terbaik PAN. Partainya mengusung calon yang lain, karena itu pak Asman mohon izin pada kabinet. Itu bagian dari fatsun atau etika dalam kehidupan berdemokrasi,” tuturnya.

Ditanya soal apakah pernyataan mengundurkan diri itu sudah disampaikan ke pihak Jokowi, Yoga mengatakan bahwa tadi pagi Asman sudah bertemu dengan Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Tapi, dia mengaku tidak tahu secara teknis. Lantas, apakah pengunduran diri itu karena tekanan dari pemerintah? “Menurut saya itu dari Pak Asman sendiri, setelah pendaftaran pilpres di KPU kemarin,” jawab Yoga.

Terpisah, Wakapolri Komjen Syafruddin dikabarkan akan menjadi menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi (Menpan-RB) menggantikan Asman Abnur.  Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu malam ini mengundurkan diri dari kabinet karena partainya tak mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf.

Jika memang Syafruddin menjadi MenPAN-RB, Polri pun sudah menyiapkan penggantinya. Irjen Idham Aziz yang kini memimpin Polda Metro Jaya akan naik jabatan menjadi Wakapolri pengganti Syafruddin. “Saya dengar TB2 (Wakapolri, red) naik menjadi pengganti Asman. Selanjutnya Idham jadi Wakapolri,” ujar sumber yang dikenal sangat dekat dengan elite Polri kepada Jawa Pos (Radar Depok Grup), Selasa (14/8).

Diketahui, Idham merupakan teman seangkatan Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Akademi Kepolisian (Akpol). Keduanya lulusan Akpol angkatan 1987. Tito dan Idham juga sama-sama aktif di bidang reserse dan penanganan terorisme. Keduanya bahkan pernah bersama-sama di Densus 88 Antiteror, Tito sebagai kepala Densus sedangkan Idham wakilnya. Keduanya berprestasi melumpuhkan sejumlah gembong teroris, termasuk Dr Azahari di Kota Batu, Jawa Timur. Prestasi tersebut berbuah penghargaan dari Kapolri saat itu, Jenderal Sutanto.

Sebelumnya, Ketua DPR Bambang Soesatyo saat dimintai konfirmasi mengaku sudah mendapatkan undangan pelantikan menteri di Istana Negara. Politikus Golkar itu pun memastikan akan menghadiri pelantikan tersebut. “Saya dapat konfirmasi dari protokol DPR, benar besok ada pelantikan pukul 10.00 WIB,” kata Ketua DPR Bambang Soesatyo, Selasa (14/8) malam.

“Insyaallah saya hadir karena saya dan pak Syafruddin bersahabat baik sejak lama,” ujar Bamsoet.

Sebelumnya, Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin memberi sinyal soal kebenaran tersebut. Namun Ali masih perlu memastikan kabar itu. “Ya Hampir, hampir benar,” kata Ngabalin kepada wartawan. (dtc/viv/gun/JPC)

You may also read!

Tersangka Curanmor di Depok Tewas di Hotel Prodeo

DEPOK – Ternyata Hotel Prodeo Polresta Depok sangat angker bagi tahanan. Tersangka Yulius Lucas Tahapary alias Ulis, yang terjerat

Read More...

8.243 Pengendara Ditilang

DEPOK – Ternyata pengguna kendaraan di Kota Depok belum terlalu patuh akan aturan. Faktanya, selama operasi zebra sedari 30

Read More...

Kontraktor Rusak Taman Pipit Depok

DEPOK – Akibat tidak berkordinasi sejak awal, akhirnya seluas 20 meter Taman Pipit rusak. Kuat dugaan taman yang terletak

Read More...

Mobile Sliding Menu