Serba-Serbi Pileg 2019 di Kota Depok, Pak RT Ingin Naik Kelas ke Kota Kembang

In Politika
RICKY/RADAR DEPOK
Bacaleg PAN Wahyudin bersama warga saat pengecoran jalan di lingkungannya di RT08/11 Kelurahan Cipayung Kecamatan Cipayung.

Kursi legislatif memang sah-sah saja diinginkan semua orang, asal memenuhi syarat dan memiliki kendaraan (Parpol) siapapun boleh maju dalam kontestasi Pemilu yang akan dihelat pada 17 April 2019 mendatang. Setelah Office Girl yang mencalonkan, kini giliran ketua lingkungan di tingkat RT yang maju.

Laporan : Ricky Juliansyah

Bisa dibilang, Wahyudin yang merupakan Ketua RT08/11 Kelurahan/Kecamatan Cipayung ini ingin naik kelas. Pasalnya, pria kelahiran 4 November 1976 ini memberanikan diri untuk bertarung di Pileg 2019.

Keinginannya untuk maju di Pileg 2019 ini bukan tanpa alasan. Sebabnya, selama dirinya menjabat sebagai ketua lingkungan, masih peningkatan kapasitas para ketua RT/RW di Depok sebagai bentuk pembinaan, mempermudah tugas keseharian dalam mengatasi permasalahan-permasalahan lingkungan, administrasi data kependudukan, perencanaan pembangunan lingkungan dan sebagai penambahan wawasan serta pengetahuan.

“Karena masih ada kepengurusan RT yang terpilih, karena tidak ada yang mencalonkan atau RT turunan, ada juga RT hanya tahu sebatas bikin surat pengantar dan narik iuran bulanan aja. Secara wawasan, pengetahuan keadministrasian maupun perencanaan program dan mengatasi permasalahan-permasalahan lingkungan masih kurang paham. Hal itu yang mendorong saya untuk maju di Dapil 6 Sawangan, Bojongsari, Cipayung,” tutur suami dari Wahyu Tri Wulandari ini.

Bapak satu anak ini menilai, kedepannya perlu ada peningkatan Lembaga RT/RW di Depok agar arahan strategi kebijakan pemerintah dalam pembangunan bisa sinergi, tepat sasaran dan meningkat melalui peran dari RT/RW.

“Tentunya saya juga ingin memperjuangkan insentif RT/RW untuk dinaikan, karena mereka merupakan ujung tombak dan mitra Pemkot,” ucap Wahyudin.

Selain itu, kata dia, sejak menjabat ketua RT dari 2016, hampir 11 tahun tinggal di wilayah Taman Induk RW11 Kelurahan Cipayung belum ada pembangunan yang masuk dari Pemkot Depok. Dan, sambung Wahyudin, semua dilakukan melalui swadaya masyarakat.

“Selama menjadi ketua RT berupaya mengajukan proposal perbaikan melalui unit terkait belum ada tindaklanjutnya, Saya pun berharap di 2018 ini melalui pengajuan Aspirasi Dewan untuk perbaikan infrastruktur jalan lingkungan maupun drainase bisa terealisasi. Karena masyarakat sangat mengharapkan itu,” tandas Wahyudin. (*)

You may also read!

Asep Kalap Lihat Paha Bule, Pemerkosa-Pencuri WNA Jerman di Depok Ditangkap

DEPOK – Asep Maulana sudah mengenakan kaos berwarna orange dengan tulisan tahanan, saat masuk hotel prodeo Polresta Depok. Pria

Read More...

Tujuh Rumah Gedong Numpang Listrik, Developer Aruba Residence Depok Putus Aliran

DEPOK – Entah apa permasalahannya sampai-sampai developer Aruba Residence berbuat tega seperti ini. Selama sembilan hari, tujuh rumah mewah

Read More...

Sehari 60 Orang Buat Kartu Kuning

DEPOK – Selain Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Ternyata, pemohon pembuatan Kartu Kuning atau AK1 juga mengalami peningkatan   kemarin.

Read More...

Mobile Sliding Menu