Pordek Cup 2018: MBP Depok Menang Mudah

In Depok Sport
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
BEREBUT BOLA : Pemain dari tim BMP Depok (baju orange) berebut bola dengan tim Dabro FC (baju biru) dalam pertandingan sepakbola kompetisi Pordek Cup 2018 di Lapangan Pordek, Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, kemarin.

DEPOK – Hari ke-2 Open Tournament Sepak Bola Pordek Cup 2018 berjalan mulus bagi MBP Depok. Tim besutran Aris ini mampu melibas Dabro FC 3-0, di Lapangan Pordek, Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, kemarin (13/8).

Memulai pertandingan pukul 16:22 WIB atau terlambat 15 menit dari yang dijadwalkan, kedua tim menampilkan permainan berimbang. Alhasil, perebutan si kulit bundar lebih banyak terjadi di area tengah lapangan.

Perebutan bola terus berlangsung sampai pertengahan babak pertama. Sampai akhirnya Ucu menaikkan tensi pertandingan usai melesakkan bola ke gawang Dabro FC, dan mencetak skor sementara 1-0 untuk kemenangan MBP Depok.

Tertinggal satu angka, Dabro FC terlihat menaikkan tempo permainan. Sayangnya, Colay, striker gesit nan mungil yang mereka miliki belum mampu menembus barisan pertahanan klub MBP DEPOK.

Malahan, klub MBP Depok berhasil menambah keunnggulan dari kaki Ilham yang menerima asis dari Asmat di sisi kanan lapangan. Gol ini membuat MBP Depok unggul di paruh pertama laga dengan skor 2-0.

Usai turun minum, kedua tim tidak menurunnya intensitas serangannya. Beberapa kesempatan sempat terjadi di awal babak kedua, namun belum mampu dikonversi menjadi gol.

Nahas bagi Dabro FC, 20 menit pluit tanda dimulainya babak ke-2 berbunyi, Asmat kembali memberikan asist yang dimanfaatkan dengan baik oleh Ucu. Sehingga tercipta gol ke-3 untuk MBP Depok.

Manajer MBP Depok, Eris mengaku puas dengan hasil petandingan kali ini. Namun, dia mengaku ada dua celah yang perlu diperbaiki dalam tim.

”Puas, tapi evaluasi pasti ada,” ujar Eris, kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Dia menjelaskan, salah satu kekurangan dari timnya saat ini adalah tidak adanya sosok playmaker.

”Akibatnya, suplai bola ke depan jadi berkurang dan menghambat pengembangan pola permainan,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Eris, timnya juga kekurangan sosok striker murni yang bertugas mencetak gol sebanyak-banyaknya.

”Meskipun wing bagus, belum ada striker yang bisa memaksimalkan suplai bola dari wing,” pungkasnya. (mg2)

You may also read!

Walikota Depok, Mohammad Idris Lobi Kang Emil Soal UMK

DEPOK – Upah Minimum Kota (UMK) Kota Depok 2019 saat ini masih dalam pembahasan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pembahasan

Read More...

Satu Keluarga Nyaris Terpanggang

DEPOK – Sebuah mobil sedan terbakar hebat di Jalan Nurul Falah, Kelurahan Cisalak Pasar (Cipas), Cimanggis, Selasa (20/11) siang.

Read More...

1 Abad Hizbul Wathon, 106 Tahun Muhammadiyah Perjuangkan Dakwah dan Pendidikan

DEPOK – Ribuan kader Muhammadiyah memadati lapangan HW menggelar apel akbar di kawasan Beji Timur, memperingati milad 1 Abad

Read More...

Mobile Sliding Menu