Pordek Cup 2018: Lewat Penalty, Timah FC dan Persibal FC Lolos

In Depok Sport
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
BEREBUT BOLA : Pemain dari tim Toares FC (baju ungu) berebut bola dengan pemain tim Persibal (baju putih) dalam pertandingan sepakbola kompetisi Pordek Cup 2018 di Lapangan Pordek, Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, kemarin.

DEPOK – Drama adu penalty menghiasi dua laga beruntun dalam gelaran Open Tournanament Sepak Bola PORDEK CUP V 2018 di Lapangan Pordek, Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo.

Drama dimulai dari laga ke-7 kompetisi yang memepertemukan Timah FC melawan Depok Jaya Agung FC pada Sabtu (18/8).

Menjalani laga dengan tempo cepat, kualitas kedua tim telihat berimbang. Meskipun sejumlah kesempatan sempat terjadi, tidak satupun dari mereka mampu mengkonversi kesempatan tersebut menjadi gol sampai peluit berakhirnya babak kedua dibunyikan.

Alhasil, Timah FC berhasil memaksa Depok Jaya Agung FC keluar dari kompetisi dengan kekalahan 3-0 lewat adu penalti.

Sehari selanjutnya, drama yang sama terulang pada laga antara Toares FC menghadapi Persibal FC pada Minggu (19/8).

Kali ini, Persibal FC berhasil melaju ke fase selanjutnya setelah mengalahkan Toares FC 3-2, lewat adu penalty yang dramatis.

Mempercayakan penendang pertama pada sang kapten, Toto ternyata berbuah petaka pada Toares FC. Sebab, Toto yang gagal mengeksekusi tendagannya dengan baik, memberikan sugesti negatif pada sisa pemain Toares FC.

Alhasil, dari lima eksekutor, tiga diantaranya gagal menunaikan tugasnya dengan baik.

Sebaliknya, meskipun sempat terbaca, tendangan Andri yang berhasil membobol gawang kiper Toares FC mampu membakar semangat pemain Persibal FC. Sehingga, mereka mampu mengeksekusi bola penalty dengan baik.

Meski merebut kemenangan, manajer Persibal FC Madinah mengaku kurang puas dengan permainan anak didiknya.

Menurut dia, timnya kurang solid. Sehingga, gagal mengembangkan permainan dan kerap gagal memanfaatkan kesempatan.

”Belum terbentuk pola permainannya,” ujar pria yang akrab disapa Doglas ini.

Untuk pertandingan selanjutnya, Doglas berenacana menerapkan formasi 4-3-3 dengan skema menyerang.

”Sebab, menyerang adalah pertahanan paling baik,” seru Doglas. Tidak muluk-muluk, dia hanya menargetkan babak semi final untuk Persibal FC.

”Realistis aja,” pungkas pelatih yang juga dosen tehnik mesin di Institu Sains dan Teknologi Nasional tersebut (ISTN). (mg2)

You may also read!

Berpikir Cerdas Sebelum Berujar

Pengamat Pendidikan nasional dan Sosial Oleh Drs. Supartono, M.Pd. Kendati Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) telah memakan

Read More...

BPJS Kesehatan Gencar Sosialisasi

  Terjun Langsung ke Masyarakat DEPOK – Dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat

Read More...

Sukma Food Launching Lima Gerai

  DEPOK – Sukma Food yang berada di wilayah Kecamatan Sukmajaya kemarin (14/2) secara serentak meresmikan lima gerai. Adapun

Read More...

Mobile Sliding Menu