Pelaku Penculikan Bayi di Depok Terancam 15 Tahun Penjara

In Metropolis
RUBIAKTO/RADAR DEPOK
TERTANGKAP: Jumiyanti (50) pelaku penculikan terhadap Bayi Aditya berhasil diamankan Polresta Depok, dirinya diancam 15 tahun penjara.

DEPOK – Jumiyanti pelaku penculikan bayi Aditya Hamizan Purnomo, di Jalan Flamboyan RT6/2, Sukmajaya, Jumat (27/4) lalu, seperti bakal berlama-lama di Hotel Prodeo. Perempuan berusia 45 tahun itu, didakwa pasal 83 jo pasal 76f Undang-undang Perlindungan Anak dan juga didakwa dengan Pasal 330 KUHP.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus tersebut, Enda Sendilosa Kataren mendakwa dengan surat Dakwaan yang dikeluarkan Kejaksaan Negeri Kota Depok, dengan nomor dakwaan No.Reg.Perkara :PDM-120/DEPOK/07/2018.

JPU Enda menyebutkan, tersangka Jumiyanti dijerat dengan pasal  83 jo pasal 76f Undang-undang Perlindungan Anak dan juga didakwa dengan Pasal 330 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. Karena diketahui telah menculik bayi Aditya.

Menurut JPU, lantaran keinginan mempunyai anak dari suami keduanya belum terwujud. Dengan gelap mata, JM yang memanfaatkan kelengahan korban Marliani menculik bayi Aditya dan dibawa kabur ke rumah suami keduanya yang berlokasi di Sukmajaya.

“Pada Jumat pelaku menculik bayi Aditya yang berlokasi di Kampung Cikumpa, RT6/2, Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya. Ketika itu pelaku memanfaatkan kelengahan orangtua bayi, saat korban belanja ke warung,” ujar JPU dalam persidangan yang dilaksanakan Kamis (16/8), di Pengadilan Negeri Kota Depok.

Menurutnya, berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku memiliki dua orang suaminya. Dari hasil pernikahan dengan suami pertama, dirinya memiliki tiga orang anak. Sedangkan dengan suami sirih yang kedua tidak memperoleh anak.

“Dia ingin punya anak dari suami keduanya. Ada niatan mengadopsi tapi belum dapat. Setelah menculik bayi, pelaku membawanya ke rumah suami kedua. Di hadapan suami keduanya itu pelaku mengaku anak tersebut adalah anak keluarganya dan ia disuruh merawatnya. Suaminya nggak mau karena bukan anak kandung atau resmi mereka adopsi,” kata Enda Sendilosa Kataren.

Sementara menurut pengacara pelaku, Andi Tatang Supriyadi mengatakan, akan mengikuti jalannya persidangan. “Ini kan baru dakwaan, nanti kita lihat perkembangan melalui fakta di persidangan, kita akan ikuti apa yang telah ditetapkan hakim,” kata Tatang. (rub)

You may also read!

Pembalap Cilodong Finish 21

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Pembalap asli Kota Depok di Moto2 belum membuahkan poin di Sirkuit Catalunya Spanyol, Minggu (16/6). Dimas Ekky Pratama,

Read More...

PKS dan Gerinda Malu-malu

RADARDEPOK.COM, DEPOK–Tahapan Pemilahan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 Kota Depok tinggal beberapa bulan lagi, tepatnya September 2019. Partai penguasa PKS

Read More...

Pelaku Pelemparan Terekam CCTV

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Maraknya aksi pelemparan terhadap pengguna jalan di Tol Depok-Antasari (Desari), Satlantas Polresta Depok melakukan operasi dan

Read More...

Mobile Sliding Menu