Ngajak Mediasi, Satpol PP Depok ke Bogor Segel CV MCM Harga Mati

In Metropolis
RUBIAKTO/RADAR DEPOK
DIPANGGIL : Ketua RT4/9 Midwar, Ketua RW9 Slamet Riyadi, Lurah Rangkapanjaya Baru, Zayadi, warga Kadarwin, warga Rae Birumbo, dan Yunus (Dari kanan ke kiri) saat hadir di kantor Satpol PP Depok, kemarin.

DEPOK – Kisruh penghuni Perumahan Pesona Madani, Kelurahan Rangkapanjaya Baru (RJB), Pancoranmas dengan CV Mawar Cipta Mandiri (CV MCM) belum juga selesai. Kemarin, kedua belah pihak tersebut diundang Korps Penegak Perda. Tapi faktanya, pigak yang mengundang malah tidak ada.

Salah satu penghuni Perumahan Pesona Madani yang hadir, Kadarwin mengatakan, meski gagal melakukan pertemuan, prinsipnya warga sudah beritikad baik untuk hadir memenuhi undangan Satpol PP Kota Depok. Dia juga meminta Satpol PP untuk bertindak tegas menyegel CV MCM.

Sementara, meski lagi-lagi dipanggil mediasi Satpol PP Kota Depok, mediasi sudah disepakati dan dianggap sudah selesai tanggal Jumat (9/3). Yang isinya meminta CV MCM pindah dari Kelurahan Rangkapanjaya Baru, Pancoranmas.

“Yang diperlukan bukan mediasi lagi, buat apa mediasi lagi karena sudah ada kesepakatan kedua belah pihak yang berseberangan. Yang diperlukan sekarang adalah tindakan tegas atau penyegelan terhadap CV MCM,” kata Kadarwin.

Lurah Rangkapanjaya Baru, Zayadi menegaskan, sebenarnya tidak perlu ada mediasi lagi, karena sudah ada kesepakatan antara warga dan CV MCM. “Itu kan sudah ada kesepakatan, tiga bulan setelah mediasi dengan warga CV MCM harus segera pindah,” tegas Zayadi.

Sehingga menurutnya, ini tinggal ketegasan sikap dari Satpol PP Kota Depok, jika mereka tidak memiliki izin sebaiknya segera ditindak. “Ini kan karena mereka memang tidak memiliki izin, kalau tidak berizin ya tutup,” kata Zayadi.

Terpisah, Kasatpol PP Kota Depok, Yayan Arianto mengaku, sedang ada kegiatan rapat dengan anggota DPRD di Bogor, sekaligus menengok Kabid Gaktur yang mengalami kecelakaan. “Kami ada kegiatan di Bogor, lagipula pihak CV MCM juga hadir,” singkat Yayan.

Dilokasi berbeda, pihak CV MCM, Rubadi mengaku tidak mendapat panggilan dari Satpol PP Kota Depok. “Tidak ada panggilan, dari Satpol PP,” singkat Rubadi.

Sementara itu, Kabid Tranmastibum Satool PP Depok, Kusumo mengatakan pertemuan kemarin dibatalkan lantaran pihak CV MCM tidak datang. Sementara itu pihaknya juga mengatakan akan menjadwalkan ulang. “Kami akan jadwalkan ulang, kemungkinan setelah perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia,” kata Kusumo.

Dia mengatakan, sebaiknya warga jangan arogan, karena pihaknya masih akan menelusuri keberadaan ijin yang dimiliki CV MCM. “Kita kan masih menelusuri ijin yang bisa keluar, kita juga masih mengkroscek ke Dinas Perijinan, dan Disperindag Kota depok,” tegas Kusumo.

Selain itu, menurutnya lurah juga bisa menjelaskan kepada warga terkait sengketa antara warga dan CV MCM. “Warga juga tidak kooperatif sama Pol PP, ketika kami meminta data mereka tidak mau terbuka,” pungkasnya. (rub)

You may also read!

Asep Kalap Lihat Paha Bule, Pemerkosa-Pencuri WNA Jerman di Depok Ditangkap

DEPOK – Asep Maulana sudah mengenakan kaos berwarna orange dengan tulisan tahanan, saat masuk hotel prodeo Polresta Depok. Pria

Read More...

Tujuh Rumah Gedong Numpang Listrik, Developer Aruba Residence Depok Putus Aliran

DEPOK – Entah apa permasalahannya sampai-sampai developer Aruba Residence berbuat tega seperti ini. Selama sembilan hari, tujuh rumah mewah

Read More...

Sehari 60 Orang Buat Kartu Kuning

DEPOK – Selain Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Ternyata, pemohon pembuatan Kartu Kuning atau AK1 juga mengalami peningkatan   kemarin.

Read More...

Mobile Sliding Menu