Level IV SDIT Al Haraki Depok Manasik Umrah

In Pendidikan
SANI/RADAR DEPOK
Haraki’s Day: Siswa level IV SDIT Al Haraki sedang memutari kakbah saat simulasi umrah di lapangan sekolah, Jalan Belimbing III, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, kemarin.

DEPOK – Mengenakan pakaian serba putih dan berbalut kain ihram, para siswa kelas IV SDIT Al Haraki melangsungkan simulasi manasik umrah. Kegiatan bertajuk umrahku adalah ladang ibadahku itu masuk ke dalam program Haraki’s Day level IV, kemarin.

Penanggung jawab acara, M. Sihabudin mengatakan, kegiatan yang diadakan selama satu hari full ini sangat erat kaitannya dengan mata pelajaran pendidikan agama Islam dan praktik ibadah. Seluruh rangkaian umroh di mulai dari memakai kain ihram dari miqat hingga mencukur sebagian rambut (tahallul).

“Terdapat tiga hal yang bisa dipetik oleh siswa belajar umroh ini, yakni kesabaran, tenggang rasa, dan tertib. Tiga hal itu harus ditanamkan sejak dini oleh mereka, karena saat di mekkah semua elemen itu mereka rasakan,” kata Sihabudin kepada Radar Depok.

            Bertempat di lapangan sekolah, sebanyak 128 siswa dengan pendampingan guru kelas melaksanakan kegiatan umroh seperti wujud sebenarnya. Lapangan disulap dengan adanya Ka’bah yang berdiri di tengah-tengahnya. Lalu, siswa mulai mengikuti prosesi umrah.

“Semua dikondisikan seperti layaknya di mekkah dan madinah. Kami tawaf 7 kali putaran, lalu berlari kecil (sai), salat di Hijr Ismail yang dianggap suatu tempat mustajab untuk berdoa. Setelah rangkaian selesai mereka melakukan Tahallul,” jelas Sihabudin.

Pada saat umroh juga diselingi kegiatan jual-beli di pasar yang dilakukan oleh tim guru dan siswa selama jam istirahat pagi. Selama kegiatan berlangsung terciptalah suasana layaknya di tanah Arab, dimana seluruhnya wajib berbicara dengan bahasa Arab ketika menukarkan voucher oleh-oleh kepada guru yang sudah bersiap menjaga stand di depan kelas.

Setelah itu, kegiatan dilanjut dalam Masjid SDIT Al Haraki. Mereka kembali melaksanakan rangkaian umroh sambil membaca salawat, melaksanakan salat sunah, hingga menyaksikan tayangan tempat bersejarah di kota Madinah.

“Kami berharap setelah ini siswa dapat memperkaya pengetahuannya mengenai rukun dan sunah dalam ibadah umrah, sejarah ibadah umrah, dan membentuk siswa menjadi pribadi yang sabar. Terlebih penting, dapat diaplikasikan ke kehidupan sehari-hari mereka di rumah,” pungas Sihabudin. (san)

You may also read!

Asep Kalap Lihat Paha Bule, Pemerkosa-Pencuri WNA Jerman di Depok Ditangkap

DEPOK – Asep Maulana sudah mengenakan kaos berwarna orange dengan tulisan tahanan, saat masuk hotel prodeo Polresta Depok. Pria

Read More...

Tujuh Rumah Gedong Numpang Listrik, Developer Aruba Residence Depok Putus Aliran

DEPOK – Entah apa permasalahannya sampai-sampai developer Aruba Residence berbuat tega seperti ini. Selama sembilan hari, tujuh rumah mewah

Read More...

Sehari 60 Orang Buat Kartu Kuning

DEPOK – Selain Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Ternyata, pemohon pembuatan Kartu Kuning atau AK1 juga mengalami peningkatan   kemarin.

Read More...

Mobile Sliding Menu