Komplotan Pencuri di Depok Beraksi Pakai Jimat

In Utama
IRWAN /RADAR DEPOK
DIAMANKAN: Tujuh pelaku komplotan spesialis pencurian perumahan di Kota Depok diamankan Polresta Depok, kemarin (20/8).

DEPOK – Sepak terjang komplotan spesialis pencurian rumah mewah, yang diringkus tim Buser Reskrim Polresta Depok ternyata sudah lama melakukan kejahatan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kota Depok, Kompol Bintoro mengatakan, di wilayah Kota Depok sekitar tiga kali mereka beraksi. Dan diduga mereka juga sempat melancarkan aksi kejahatan di wilayah Jakarta.

“Mereka, bergerak melakukan kejahatan ini kurang lebih dua tahun,” ucap Bintoro saat ditemui di Mapolresta Depok, Senin (20/8).

Bintoro menuturkan, dalam membobol rumah beberapa pelaku diyakini memiliki jimat dan diduga digunakan untuk menghindari kejaran petugas. Menurutnya, salah satu jimat tersebut yaitu kulit rusa yang dipercaya oleh kelompok ini adalah ilmu kebal.

Bahkan, menurut keterangan petugas salah satu dari mereka sempat tak mempan meski sudah ditembak sebanyak dua kali. Ketujuh pelaku ini diamankan di wilayah Sukabumi.

“Ngakunya begitu, kebal dari tembakan. Tapi kita bismillah, dan alhamdulillah ada yang berhasil kami lumpuhkan. Kena tepat pada bagian kaki saat berupaya melawan petugas,” bebernya.

Selanjutnya, Bintoro menegaskan dari tangan para tersangka polisi juga menyita sejumlah barang berharga milik korban diantaranya ponsel, sepatu, jam tangan, tas hingga sederet senjata tajam dan satu unit mobil.

“Komplotan ini spesialis pembobol rumah dengan sistem acak. Nah, mereka ini tak segan-segan melukai korbannya jika kepergok atau dianggap melawan,” tandasnya.

Hingga saat ini, tujuh orang pelaku berinisial A (48), ditangkap T (45), D (60), U (32), B (35) dan N (35) di serta J (23) warga Bogor dan Sukabumi ini telah mendekam dibalik jeruji besi Mapolresta Depok.

“Para pelaku terancam pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan yang ancamannya diatas lima tahun penjara,” pungkasnya.

Seperti diketahui, sebanyak sembilan rumah di kawasan pemukiman elit tersebut dibobol maling pada Selasa 7 Agustus 2018.

Dari sembilan rumah yang disatroni, pelaku hanya berhasil menggasak sejumlah barang berharga dari empat rumah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kasusnya kini dalam penyelidikan lebih lanjut Polresta Depok.(irw)

You may also read!

BPJS Kesehatan Gencar Sosialisasi

  Terjun Langsung ke Masyarakat DEPOK – Dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat

Read More...

Sukma Food Launching Lima Gerai

  DEPOK – Sukma Food yang berada di wilayah Kecamatan Sukmajaya kemarin (14/2) secara serentak meresmikan lima gerai. Adapun

Read More...

Katakan Cinta dengan Toyota

  DEPOK – Bulan Februari 2019 terasa spesial karena banyak promo yang diberikan oleh Setiajaya Toyota Grup. Tema program

Read More...

Mobile Sliding Menu