Jamaah Mulai Lontar Jumrah

In Utama
Ketua Rombongan KBIH Arrahmaniyah Ust. Nasihun Syahroni (kiri)

Laporan:

Ust. Nasihun Syahroni, Ketua Rombongan KBIH Arrahmaniyah Depok

Memasuki 11 Dzulhijjah, Rabu (22/8) para jamaah haji asal Kota Depok mulai melakukan lempar Jumrah. Bersamaan itu pula jamaah haji dari seluruh dunia melakukan hal yang sama, hanya saja waktunya yang diatur bergantian demi keselamatan para jamaah.

Saya yang tergabung di Kloter 94 (kloter terakhir Kota Depok) berangkat untuk melakukan lontar Jumrah pada pukul 06.00. Jalan kaki bersama-sama sekitar 3 kilometer agar tiba di tempat melontar Jumrah.

Saat ini para jamaah sedang beristirahat setelah makan siang dan kegiatan esok hari akan melakukan hal yang sama dengan yang dilakukan hari ini. Untuk Nafar awal besok sudah bisa kembali ke hotel, namun yang Nafar Tsani, Jumat baru bisa kembali ke hotel. Jamaah Kloter 94 yang berjumlah 407 jamaah, ditambah petugas 82 jamaah mengikuti Nafar Tsani.

Hari sebelumnya, para jamaah haji Kota Depok menjelang Subuh sampai ke tenda di Mina. Seyogyanya bisa langsung melaksanakan Jumrah Akobah. Namun, karena kondisi jamaah yang tampak kelelahan dalam antrean bus dari Musdalifah menuju Mina, maka diputuskan jamaah haji melaksanakan Jumrah Akobah pada sore hari menjelang Magrib.

Hal tersebut juga sesuai jadwal yang diberikan oleh Maktab, meskipun ada beberapa jamaah yang tadi pagi langsung menuju Jamarat untuk melakukan lemparan. Dan jamaah sedang istirahat untuk mempersiapkan ritual haji berikutnya yaitu Jumrah Akobah, semoga semua sehat dan lancar.

Sebelumnya, meski tenda-tenda jamaah haji Indonesia khususnya Kota Depok sempat diterjang angin badai, prosesi Wukuf di padang Arafah berjalan lancar. Ribuan jamaah menjejali tenda yang dijadikan masjid. Para jamaah selalu diingatkan untuk senantiasa bersyukur atas nikmat kesempatan berhaji.

Para jamaah masih ada yang diberangkatkan ke Muzdalifah. Mereka akan Mabit (tinggal sejenak) sambil mengumpulkan kerikil untuk prosesi lontar Jumrah. Tetapi, tahun ini jamaah haji tidak perlu bingung lagi mencari kerikil. Sebab, pengelola Maktab menyediakan kerikil di Muzdalifah.

Ada beberapa bus yang digunakan mengantarkan Jamaah dari Arafah ke Muzdalifah. Diperkirakan, bus yang disediakan memang lebih sedikit dibandingkan saat jamaah berangkat dari Mekah ke Arafah. Meski pun, saat ini panitia penyelenggara haji Indonesia (PPHI) Arab Saudi mengerahkan 21 bus. Alasannya, jalur dari Arafah ke Muzdalifah lebih pendek. (gun)

You may also read!

Kapolres Depok Kombes Pol Aziz Andriansyah

Perempuan Depok Diculik di Apartemen dan Akan Dijadikan PSK

Kapolres Depok Kombes Pol Aziz Andriansyah.   RADARDEPOK.COM, DEPOK - SA (15) seorang anak perempuan asal Kota

Read More...
dahlan iskan

Tahun Taiwan

  Oleh: Dahlan Iskan   DI tahun 108 ini Taiwan menyatakan merdeka. Secara tidak langsung. "Tanpa menyatakan merdeka Taiwan sudah merdeka," ujar

Read More...
calon haji depok tes kesehatan

1.708 Calhaj Depok Tes Kesehatan

ILUSTRASI : Keluarga melepas keberangkatan jemaah calon haji Kloter 30 di Halaman Balaikota Depok. FOTO

Read More...

Mobile Sliding Menu