HIPMI Depok Siap Bertransformasi, Road To Muscab Songsong Revolusi Industri 4.0

In Ekbis
Febrina/Radar Depok
SEMANGAT PERUBAHAN : Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Badan Pimpinan Cabang (BPC) Kota Depok saat menggelar press conference pra musyawarah cabang (muscab) di Kantor Royal Indonesia Travel di Saladin Square (14/8).

DEPOK – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Badan Pimpinan Cabang (BPC) Kota Depok akan menggelar musyawarah cabang (muscab) kelima. Ini merupakan agenda rutin tiga tahunan dan merupakan langkah estafet kepemimpinan. Kali ini HIMPI BPC Kota Depok mengusung tema “Peran Pengusaha Muda dalam Inovasi dan Bertransformasi Menyongsong Revolusi Industri 4.0”.

“Pasalnya saat ini revolusi industri semakin dekat, Kota Depok baik para pengusaha bersama pemerintah harus bersama-sama menelurkan sebuah inovasi, Depok kaya akan anak muda yang kreatif hanya saja belum terwadahi dan belum terarahkan,” ujar Ketua HIPMI BPC Kota Depok, Tri Buana kepada Radar Depok.

Buana menuturkan, perkembangan teknologi sudah berjalan dan semua bidang usaha membutuhkan teknologi bernama internet. Bahkan birokrasi pemerintahan juga harus mengikuti sehingga tidak tertinggal. Kota Depok kaya akan anak muda, hanya saja selama ini sepanjang Jalan Margonda yang dijadikan tempat nongkrong masih menjadi swadaya dari pengusaha.

“Oleh karena itu diupayakan kedepan pengusaha bisa bersinergi dengan pemerintah bisa membuat sebuah co living yang menjadikan waktu nongkrong itu lebih produktif,” tuturnya.

Calon Ketua HIPMI BPC Kota Depok, Imaduddin Indrissobir menjabarkan, nantinya program HIPMI BPC Kota Depok kedepan jika dirinya terpilih akan membuat gebrakan baru. Di Depok sendiri memiliki 76.500 angkatan muda dan produktif yang tidak terserap di dunia kerja formal maupun informal. Oleh karena itu rencananya HIPMI akan menggandeng pemerintah dalam mendorong kewirausahaan. Pasalnya disini waktu yang dibutuhkan tidak lama dan biayanya pun tidak terlalu besar.

“Kami akan mencetak enterpreneur muda yang tidak gagap teknologi, bukan sekadar menjadi pengguna teknologi semata, bahkan bisa menjadi pencipta sebuat gagasan baru,” tegasnya.

Calon Ketua HIPMI Kota Depok, Herik Yosiswardinata menambahkan, terkait revolusi industri ini nantinya memang produsen akan langsung bisa menjual produknya ke user. Sehingga keberadaan distributor tidak lagi berperan didalamnya. Oleh karena itu memang benar dan tepat jika disini harus menciptakan dunia usaha baru. Namun tidak sedikit pula para pengusaha yang dalam kurun waktu tertentu mengalami kendala di usahanya dan berhenti. Oleh karena itu jika nanti terpilih menjadi ketua HIPMI periode 2018-2021 akan membuat sebuah krisis center.

“Secara bersama-sama akan terus membangkitkan gairah dunia usaha dan juga pengusahanya,” tutup Herik.(ina)

You may also read!

Asep Kalap Lihat Paha Bule, Pemerkosa-Pencuri WNA Jerman di Depok Ditangkap

DEPOK – Asep Maulana sudah mengenakan kaos berwarna orange dengan tulisan tahanan, saat masuk hotel prodeo Polresta Depok. Pria

Read More...

Tujuh Rumah Gedong Numpang Listrik, Developer Aruba Residence Depok Putus Aliran

DEPOK – Entah apa permasalahannya sampai-sampai developer Aruba Residence berbuat tega seperti ini. Selama sembilan hari, tujuh rumah mewah

Read More...

Sehari 60 Orang Buat Kartu Kuning

DEPOK – Selain Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Ternyata, pemohon pembuatan Kartu Kuning atau AK1 juga mengalami peningkatan   kemarin.

Read More...

Mobile Sliding Menu