Diklat Kurikulum Abad 21, Kompetensi Guru MTs Al Kautsar Depok

In Pendidikan
SANI/RADAR DEPOK
KOMPETENSI: Guru MTs Al Kautsar menjalankan diklat oleh LPMP DKI Jakarta, selama dua hari 18-19 Agustus 2018 di sekolah, Jalan Barito Raya, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya.

DEPOK – Selama dua hari 18-19 Agustus 2018, sebanyak 47 guru MTs Al Kautsar mengikuti kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) oleh Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) DKI Jakarta. Diklat kali ini berfokus pada penyegaran Kurikulum 2013 (K-13) dan Kurikulum Abad 21.

Koordinator Akademik LPMP, Widyaningtyas Sistaningrum mengatakan, Kurikulum Abad 21 merupakan gabungan antara K-13 yang terintegrasi dengan tiga kompetensi. Di antaranya, sikap, critical thinking, dan kolaborasi antara kreativitas dan komunikasi.

“Anak didik pada abad itu dituntut memiliki keterampilan di bidang literasi. Hal itulah yang sedang kita galakkan (ajarkan) kepada guru di MTs Al Kautsar,” katanya kepada Radar Depok, ditemui di madrasah, Jalan Barito Raya, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya.

Widya menjelaskan, pada hari pertama para guru diberikan materi umum secara serentak, lalu hari kedua baru pemetaan sesuai dengan mata pelajaran yang diemban. Dengan pendampingan para instruktur, mereka akan memecahkan masalah yang dihadapi saat belajar di kelas.

“Kami beri mereka tugas yang harus dikerjakan selama 10 hari, setelah itu akan kami evaluasi. Jadi bedanya ini dengan diklat lain adalah tugasnya perorangan dan tidak ada pendampingan instruktur selama di sekolah,” jelasnya.

Setelah 10 hari, di 1 September 2018 akan dilaksanakan diklat lanjutan. Yakni isi kegiatannya adalah evaluasi hasil kerja guru dan kepala sekolah selama dibekali pekerjaan rumah (PR).

Sementara itu ditemui di lokasi acara, Kepala MTs Al Kautsar, Sodik Murdiono menerangkan, selama satu tahun ke depan, pihaknya berencana mengadakan diklat ini sebanyak empat kali. Tujuannya, supaya mental dan kompetisi para guru untuk mengajar sudah tertata.

“Guru adalah ujung tombak dalam dunia pendidikan. Dari tangan dan kegigihan merekalah para generasi emas bermunculan. Jadi, kami ingin tenaga pendidik di sekolah kami memiliki kompetensi dan menguasai wawasan administrasi pembelajaran dengan benar,” terangnya. (san)

You may also read!

Walikota Depok, Mohammad Idris Lobi Kang Emil Soal UMK

DEPOK – Upah Minimum Kota (UMK) Kota Depok 2019 saat ini masih dalam pembahasan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pembahasan

Read More...

Satu Keluarga Nyaris Terpanggang

DEPOK – Sebuah mobil sedan terbakar hebat di Jalan Nurul Falah, Kelurahan Cisalak Pasar (Cipas), Cimanggis, Selasa (20/11) siang.

Read More...

1 Abad Hizbul Wathon, 106 Tahun Muhammadiyah Perjuangkan Dakwah dan Pendidikan

DEPOK – Ribuan kader Muhammadiyah memadati lapangan HW menggelar apel akbar di kawasan Beji Timur, memperingati milad 1 Abad

Read More...

Mobile Sliding Menu