50 Tahfiz SMP Perjuangan Depok Wisuda

In Pendidikan
SANI/RADAR DEPOK
LULUS: Para santri Tahfiz SMP Perjuangan berfoto bersama dengan pembimbing serta koordinator karantina Tahfiz usai melaksanakan kegiatan wisuda, kemarin (12/8) di aula lantai II SMA Perjuangan, Jalan Raya Sawangan, Kelurahan Rangkapanjaya, Kecamatan Pancoranmas.

DEPOK – Setelah melewati masa karantina selama tiga hari sejak Jumat (10/8), kemarin (12/8) sebanyak 50 siswa-siswi SMP Perjuangan Terpadu melaksanakan prosesi wisuda tahfiz. Mereka adalah santri yang tergolong dalam kelas cepat.

Koordinator Karantina Tahfiz, Wahyu Maulana mengatakan, sejumlah santri putra dan putri binaannya tersebut sudah melewwati mas karantina, dengan menyelesaikan hampir 1 juz dalam waktu tiga hari. Walaupun pada awalnya ditargetkan mencapai 1 juz, yakni juz 30.

“Akan jadi bahan evaluasi kami kedepannya, karena ini baru perdana dilaksanakan. Tapi alhamdulillah mereka semua bisa melewati masa karantina ini dengan lancar dan nyaman,” kata Wahyu kepada Radar Depok.

Bertempat di aula lantai II gedung SMA Perjuangan Terpadu, para santri mengikuti prosesi wisuda. Di hadapan orang tua, mereka membacakan surat yang dihafal selama karantina. Hal ini sebagai hasil bukti siswa kepada orang tua.

Dalam sambutannya, Wahyu menyampaikan pesan kepada siswa agar selalu mencintai Alquran. Bahwasannya bagi siapapun yang mencintai dan membaca Alquran, akan mendapat kecerdasan dan manfaat yang bisa dirasakan hingga akhir hidupnya nanti.

“Selain kepentingan dunia yang mereka dapatkan juga dengan kepentingan akhirat mudah-mudahan,” jelas Wahyu.

Sementara itu, salah satu santri putri, Nur Hafizah Zakirah kelas 8b menuturkan bahwa dia sudah menyelesaikan setengah surah dari Juz 30. Ia merasa banyak manfaat yang dirasakan selam karantina, salah satunya mandiri.

“Ternyata menghafal Alquran itu tidak sesulit yang dibayangkan, buktinya dengan niat, tekun, dan bersama-sama Alhamdulillah bisa. Saya akan terapkan hal ini dirumah seperti di karantina, setelah salat tahajud dilanjut membaca hingga menjelang salat subuh,” tutup Hafizah. (san)

You may also read!

Polresta, Kejari, Mandek… Kejari Menunggu Pengembalian Berkas Korupsi

DEPOK – Sepertinya Polresta Depok bisa leluasa melengkapi berkas perkara korupsi Jalan Nangka, Kecamatan Tapos. Kemarin, Kejaksaan Negeri (Kejari)

Read More...

Gara-gara Naavagreen Nyamuk Saja Jatuh, Grand Opening Hari Ini

DEPOK – Kebutuhan perawatan kulit wajah dan tubuh, sudah menjadi perhatian penting bagi perempuan maupun laki-laki. Apalagi di zaman

Read More...

Soal Limbah Situ Rawa Kalong, Pemkot Depok Tunggu Hasil BBWSCC

DEPOK – Tercemarnya Situ Rawa Kalong di Kelurahan Curug,  Cimanggis sudah tak terbendung. Saat ini, Pemkot Depok tengah menunggu

Read More...

Mobile Sliding Menu