29 Bacaleg Depok Gugur

In Utama

DEPOK – Dari 689 Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) yang didaftarkan Parpol ke KPU Kota Depok, hanya 660 Bacaleg yang masuk ke dalam Daftar Calon Sementara (DCS). Sedangkan 29 lainnya tidak memenuhi syarat (TMS) untuk berlaga pada Pileg 2019 mendatang.

Komisioner KPU Kota Depok Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Organisasi dan SDM KPU Kota Depok, Nurhadi mengungkapkan, saat pendaftaran terdapat 689 Bacaleg untuk DPRD Kota Depok. Rianciannya 277 perempuan dan 412 laki-laki.

“Keterwakilan perempuan mencapai 40,20 persen. Sementara batas minimalnya 30 persen,” kata Nurhadi kepada Radar Depok, Minggu (12/8).

Diketahui, Bacaleg yang mendaftar yaitu PKB 50 Bacaleg, Gerindra 50 Bacaleg, PDI Perjuangan 50 Bacaleg, Golkar 48 Bacaleg, NasDem 50 Bacaleg, Garuda 23 Bacaleg, Berkarya 50 Bacaleg, PKS 50 Bacaleg, Perindo 29 Bacaleg, PPP 46 Bacaleg, PSI 50 Bacaleg, PAN 50 Bacaleg, Hanura 50 Bacaleg, Demokrat 50 Bacaleg, PBB 24 Bacaleg, dan PKPI 19 Bacaleg.

Sedangkan, setelah dilakukan dilakukan verifikasi terhadap perbaikan daftar calon dan syarat calon, ada 29 Bacaleg dinyatakan TMS karena ada beberapa tidak lengkap persyaratannya.

“Jadi totalnya saat ini 660 Bacaleg, 397 laki-laki dan 263 perempuan atau 39,84 persen keterwakilan perempuan,” tutur Nurhadi.

Sehingga, sambung Nurhadi, ada perubahan jumlah Bacaleg tiap Parpol, seperti PKB 47 Bacaleg, Gerindra 50 Bacaleg, PDI Perjuangan 50 Bacaleg, Golkar 48 Bacaleg, NasDem 50 Bacaleg, Garuda 17 Bacaleg, Berkarya 50 Bacaleg, PKS 50 Bacaleg, Perindo 28 Bacaleg, PPP 45 Bacaleg, PSI 49 Bacaleg, PAN 50 Bacaleg, Hanura 50 Bacaleg, Demokrat 50 Bacaleg, PBB 23 Bacaleg, dan PKPI 3 Bacaleg.

“Yang TMS, tidak bisa mengikuti Pileg 2019 dan tidak ada perbaikan lagi,” paparnya.

Setelah ini, 660 Bacaleg yang ada didaftar DCS akan menunggu apakah ada tanggapan dari masyarakat atau tidak dari 12-21 Agustus. Jika tidak ada, maka ada beberapa tahapan lain yang nantinya sampai pada penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) 21-23 September.

”Kalau ada tanggapan dari masyarakat nanti diklarifikasi dulu. Mekanismenya tanggapan tertulis disampaikan ke KPU Depok atau lewat email yang ada di Web KPU Depok dengan melampirkan identitas jelas si pembuat tanggapan,” pungkas Nurhadi. (cky)

You may also read!

Polresta, Kejari, Mandek… Kejari Menunggu Pengembalian Berkas Korupsi

DEPOK – Sepertinya Polresta Depok bisa leluasa melengkapi berkas perkara korupsi Jalan Nangka, Kecamatan Tapos. Kemarin, Kejaksaan Negeri (Kejari)

Read More...

Gara-gara Naavagreen Nyamuk Saja Jatuh, Grand Opening Hari Ini

DEPOK – Kebutuhan perawatan kulit wajah dan tubuh, sudah menjadi perhatian penting bagi perempuan maupun laki-laki. Apalagi di zaman

Read More...

Soal Limbah Situ Rawa Kalong, Pemkot Depok Tunggu Hasil BBWSCC

DEPOK – Tercemarnya Situ Rawa Kalong di Kelurahan Curug,  Cimanggis sudah tak terbendung. Saat ini, Pemkot Depok tengah menunggu

Read More...

Mobile Sliding Menu