Tim LSS Nasional Nilai SDIT Rahmaniyah Depok

In Pendidikan
SANI/RADAR DEPOK
DAMPINGI : Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna mendampingi tim penilai Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Nasional Provinsi Jawa Barat saat menilai SDIT Rahmaniyah, Kelurahan/Kecamatan Sukmajaya, Kemarin (20/7).

DEPOK – SD Islam Terpadu (SDIT) Rahmaniyah menjalankan proses penilaian dari tim penilai Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Nasional yang berasal dari Provinsi Jawa Barat, kemarin (20/7).

Koordinator LSS Provinsi Jawa Barat, Agus Suharyanto mengatakan, penilaian tersebut berlangsung di 25 Provinsi dari jenjang TK hingga SMA. SDIT Rahmaniyah termasuk salah satu dari 96 sekolah yang bersaing.

“Nanti penilaiannya bergantian di setiap Provinsi, dan SDIT Rahmaniyah termasuk 24 SD yang akan memperebutkan juara 1 sebagai Sekolah Sehat Nasional. Secara umum dari aspek lingkungan kami melihat sekolah ini bagus dan rapi dari segi pengolahan sampahnya,” kata Agus kepada Radar Depok.

Ia menjelaskan, ada beberapa komponen yang menjadi tolak ukur dalam penilaian LSS tingkat Nasional. Mulai dari kelengkapan dan ketersediaan sarana prasarana, program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), dan pemahaman guru dan siswa tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Jadi yang dinilai bukan hanya dari segi sekolahnya tetapi seluruh komponen pendidikan (guru dan siswa). Untuk melihat kebenaran itu siswa dipilih secara acak untuk di tes wawancara dan tertulis tentang pemahaman PHBS,” ungkapnya.

Setelah dilakukan penilaian tahap satu, nantinya sekolah harus melewati dua tahap lagi yaitu pengolahan data penilaian dan setelah itu sampai pada tahap verifikasi (re-checking). “Itu di bulan Agustus nanti tahap akhirnya tapi di rolling tim penilainya dari Provinsi yang berbeda,” beber Agus.

Sementara itu, Kepala SDIT Rahmaniyah Asep Koswara menyambut baik kedatangan rombongan Tim Penilai LSS tingkat Nasional tersebut. Dirinya menjelaskan, penanaman PHBS kepada anak-anak didiknya sudah dibiasakan dalam keseharian mereka.

“Penerapan PHBS tersebut antara lain rutin mencuci tangan sebelum makan, membuang sampah pada tempatnya, serta mengonsumsi makanan yang sehat di sekolah. Selain itu, rutin berolah raga dan setiap Jumat digalakkan gerakan membersihkan lingkungan sekolah,” ungkapnya.

Di lokasi yang sama, Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna memberikan apresiasi terhadap prestasi yang ditorehkan SDIT Rahmaniyah. Pasalnya, sekolah tersebut merupakan satu-satunya sekolah di Depok yang berhasil melaju sampai tingkat Nasional.

“Keikutsertaan sekolah Rahmaniyah di event LSS, merupakan langkah positif wujudkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan sekolah, utamanya pada anak-anak kita,” katanya.

Menurut Pradi, kesehatan merupakan aset yang sangat berharga untuk manusia. Karena itu, upaya-upaya mewujudkan hidup sehat harus dilakukan di berbagai sisi, tidak terkecuali di lingkungan sekolah.

“Lingkungan sekolah yang sehat dan nyaman, merupakan wujud dari visi Kota Depok. Yaitu unggul, nyaman, dan religius,” tutup Pradi. (san)

You may also read!

Polresta, Kejari, Mandek… Kejari Menunggu Pengembalian Berkas Korupsi

DEPOK – Sepertinya Polresta Depok bisa leluasa melengkapi berkas perkara korupsi Jalan Nangka, Kecamatan Tapos. Kemarin, Kejaksaan Negeri (Kejari)

Read More...

Gara-gara Naavagreen Nyamuk Saja Jatuh, Grand Opening Hari Ini

DEPOK – Kebutuhan perawatan kulit wajah dan tubuh, sudah menjadi perhatian penting bagi perempuan maupun laki-laki. Apalagi di zaman

Read More...

Soal Limbah Situ Rawa Kalong, Pemkot Depok Tunggu Hasil BBWSCC

DEPOK – Tercemarnya Situ Rawa Kalong di Kelurahan Curug,  Cimanggis sudah tak terbendung. Saat ini, Pemkot Depok tengah menunggu

Read More...

Mobile Sliding Menu