Taman Kelurahan Tapos, Depok Telan Rp979 Juta

In Satelit Depok, Wilayah Depok
INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK
TINJAU: Ketua LPM Kelurahan Tapos, Dedi Wiyati (kanan) sedang melihat pembuatan taman bermain.

DEPOK – Taman bermain Kelurahan Tapos yang sedang dalam tahap pembangunan mendapat sorotan positif dari Lembaga Pemeberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Tapos.

Pasalnya, keberadaan taman tersebut nantinya diyakini dapat meningkatkan kualitas pertumbuhan anak–anak di kelurahan tersebut.

Ketua LPM Kelurahan Tapos, Dedi Wiyati mengatakan, pihaknya mendukung dengan dibuatnya taman senilai Rp979 juta lebih atau hampir mencapai Rp1 miliar.

Sebab menurutnya, keberadaan taman juga merupakan salah satu sarana penunjang Kelurahan Layak Anak (KLA).

“Alhamdulillah, tamannya sudah mulai dibangun, nampak sebagian besar lahan di halaman kelurahan sudah didatangi material untuk pembangunan taman,” ujar Dedi, saat meninjau pembangunan taman tersebut, Rabu (11/7).

Saat ini Kelurahan Tapos sudah memiliki taman bermain berukuran mini yang kerap didatangi anak–anak untuk bermain.

Dengan hadirnya taman baru tersebut, diharapkan anak–anak lebih leluasa dalam bermain dan meningkatkan kreativitas. “Insya Allah saran dan fasilitas bermainnya akan lebih banyak,” sambungnya.

Dia berharap pembangunan taman dapat segera rampung dan tidak terhalang kendala. Sehingga anak–anak dapat segera menikmati wahana dari Pemerintah Kota Depok tersebut.

“Semoga anak–anak di wilayah kami tumbuh menjadi anak yang berprestasi,” pungkas Dedi. (dra)

You may also read!

150 Pelajar Diare Massal, Dinkes Depok: Tunggu Hasil Lab 14 Hari

DEPOK – Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Pondok Duta, tengah dirundung musibah. Sejak Rabu (10/10) hingga kemarin, sekolah di

Read More...

Depok Masuk 10 Besar Smart Sanitation

DEPOK – Warga Depok mesti tahu ini. Ternyata kemarin, Kota Depok masuk 10 nominasi Smart Sanitation Award 2018 (SSA)

Read More...

Kajian Ganjil-Genap Depok Lelet

DEPOK – Gaung penerapan sistem ganjil-genap di Jalan Margonda Raya, saat weekend sabtu dan minggu sepertinya hanya angan-angan saja.

Read More...

Mobile Sliding Menu