Tahun Ini Ibadah Haji 42 Hari, Sebelas Kloter Terbang 11 Juli

In Utama
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
ILUSTRASI : Salah satu calon jamaah haji asal Kota Depok sedang melihat daftar kloter keberangkatan ibadah haji di Kantor Kementerian Agama Kota Depok, Grand Depok City, Senin (9/7).

JAKARTA – Lima hari lagi kloter pertama jamaah calon haji (Calhaj) akan segera diberangkatkan. Kementerian Agama sebagai panitia penyelenggara haji terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada para jamaah.

Pelayanan itu dimulai sejak melakukan pendaftaran, sebelum pemberangkatan, selama perjalanan di dalam pesawat, selama di Arab Saudi, hingga kepulangan ke tanah air dan pembinaan pascahaji.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, A Buchori mengatakan, berbagai regulasi baru telah diterapkan. Di antaranya proses pemeriksaan sidik jari dan scan retina mata yang kini bisa dilaksanakan di imigrasi Arab Saudi. Selain itu terkait penginapan di daerah Markaziyah Madinah, Kemenag memastikan tempat tersebut untuk memudahkan dan meminimalisir kelelahan jamaah dalam melaksanakan Arbain.

“Lokasinya lebih dekat, jaraknya hanya kurang lebih 700 meter dari yang semula jauhnya bisa mencapai radius 1,5 kilometer,” ungkap Buchori kepada wartawan, kemarin (11/7).

Tidak hanya itu, sebelumnya jamaah melaksanakan ibadah haji hanya 40 hari, sedangkan tahun ini menjadi 42 hari, sehubungan pemulangan jamaah haji kloter pertama di lakukan satu hari setelah Tasyrik untuk beristirahat akibat kelelahan yang dialami para jamaah setelah melakukan Thawwaf Ifadhah.

Buchori menyebutkan, kloter awal dari seluruh embarkasi adalah kloter yang tidak di Qur’ah oleh PPIH Arab Saudi supaya dekat ke Masjidil Haram, karena setelah melaksanakan Thawwaf Ifadhah, besoknya harus melaksanakan Thaawaf Wada’ untuk pulang ke tanah air.

“Ini pun karena tidak adanya kendaraan yang akan mengangkut jemaah sampai ke Masjidil Haram hari kedua, ketiga dan hari keempat setelah hari Tasyrik, karena padatnya suasana di Masjidil Haram,” kata Buchori.

Sementara untuk meminimalisir tentengan jamaah, Kemenag akan melakukan pengecekan barang yang dibawa jamaah. Berdasarkan temuan di lapangan, masih banyak calhaj yang membawa rice cooker dan beras. “Kami akan menerapkan sterilisasi di embarkasi Bekasi untuk meminimalisir beban dan tentengan yang dianggap tidak perlu, guna mengefisiensikan ruang dan tenaga,” tegasnya.

Terpisah, sebanyak 11 kloter jamaah haji akan diberangkatkan pertama ke tanah suci pada 17 Juli. Kasi Pelayanan Transportasi Udara Kementerian Agama Edayanti Dasril menjelaskan, total ada 13 embarkasi pemberangkatan jamaah haji di Indonesia.

Yaitu: Aceh (BTJ), Medan (KNO), Batam (BTH), Palembang (PLM), Padang (PDG), Jakarta – Pondok Gede (JKG), Jakarta – Bekasi (JKS), Solo (SOC), Surabaya (SUB), Banjarmasin (BDJ), Balikpapan (BPN), Makassar (UPG), dan Lombok ( LOP).

“Untuk pemberangkatan pada 17 Juli 2018, total ada 11 kloter yang akan diterbangkan melalui lima embarkasi,” terang Edayanti di Jakarta, Rabu (11/7).

Mereka akan berangkat dari Embarkasi Surabaya/SUB (3 kloter), Padang/PDG (1 kloter), Lombok/LOP (1 kloter), Solo/SOC (4 kloter), Jakarta – Pondok Gede/JKG (1 kloter), dan Makassar/UPG (1 kloter).

“Total ada 4.486 jamaah yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 17 Juli,” ujarnya.

Edayanti menambahkan, pemberangkatan jamaah haji Indonesia akan dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama, jamaah diterbangkan menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah. Pemberangkatan gelombang pertama berlangsung 13 hari, yakni 17 – 29 Juli 2018.

Jamaah haji gelombang kedua akan diberangkatkan menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah. Proses pemberangkatannya berlangsung selama 17 hari, 30 Juli – 15 Agustus 2018. (gnc/net/esy/jpnn)

You may also read!

Ina 3 Tahun, Tajudin-Aulia 15 Bulan

BANDUNG – Akhirnya kasus rasuah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Sukamaju, Cilodong finish. Rabu (19/9), Agustina Tri

Read More...

Satpol PP Kota Depok Tertibkan 71 Pedagang Liar Jalan Mawar

DEPOK – Sedikitnya 71 pedagang kaki lima (PKL) dan bangunan liar (Bangli), di belakang Pasar Depok Jaya dibongkar, kemarin.

Read More...

Petugas Kesehatan Se-Depok Dilatih Heat Plus

DEPOK – Petugas kesehatan di 35 Puskesmas se-Depok, dapat ilmu baru dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKMUI). Ilmu

Read More...

Mobile Sliding Menu