Siswa SMAN 2 Depok Raih Medali OSN

In Pendidikan
SANI/RADAR DEPOK
HARUMKAN DEPOK: Wakil Kepala SMAN 2 Depok Bidang Humas, Haryanto (tengah) bersama dua siswa SMAN 2 Depok, Hanan Tsabitah kelas XII IPS 1 (kiri) dan Muhammad Rizky Aiman kelas XII IPA 3 (kanan) memperlihatkan medali yang berhasil diraih dari ajang Olimpiade Siswa Nasional (OSN) 2018.

DEPOK – Prestasi membanggakan datang dari dua siswa SMA Negeri 2 Depok yang berhasil membawa dua medali di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang diselenggerakan di Padang, Sumater Barat, beberapa waktu lalu.

Kedua siswa tersebut adalah Hanan Tsabitah kelas XII IPS 1 dan Muhammad Rizky Aiman kelas XII IPA 3. mereka berhasil mengantongi satu medali emas dan satu medali perak dari Bidang Ekonomi.

Hanan-sapaannya-mengatakan, dirinya tidak menyangka akan mendapatkan juara pertama dalam ajang lomba bergengsi tersebut. Hingga mencapai prestasi itu, ia mengaku sudah mempersiapkan semuanya sejak dua tahun lalu.

“Pernah gagal di tahun lalu yang terhenti di provinsi, jadi saya bertekad dan lebih serius lagi belajarnya alhamdulillah sekarang tercapai impian itu,” kata Hanan ditemui Radar Depok di sekolah.

Sementara itu, Rizky yang berhasil mendapat medali perak mengatakan pencapainnya tersebut tak lepas dari motivasi orangtua dan orang terdekat sekelilingnya. Ia pun juga mengungkapkan bahwa nyatanya ia adalah siswa dari jurusan IPA yang ikut olimpiade di bidang ekonomi (IPS).

“Saya juga pernah gagal hanya sampai tingkat Kota tapi terus belajar di kelas XI semester I hanya fokus pada pelajaran IPA, tapi di semester II baru fokus ke ekonominya. Dan saya juga sebenarnya lebih minatnya ke IPS ditambah dukungan dari mama juga,” ungkap Rizky.

Dari 85 siswa yang mengikuti OSN 2018 tersebut, tiap tahunnya siswa-siswi Kota Depok selalu membawa hasil terbaik untuk kota yang berjuluk Kota Belimbing tersebut. Serta siswa yang bersekolah di Jalan Gede Raya, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukamjaya tersebut juga turut menyumbangkan medali.

Wakil Kepala SMAN 2 Depok Bidang Humas, Haryanto mengatakan, untuk menjadikan siswa yang unggul pihak sekolah turut memberikan pelatihan dan menciptakan tradisi akademik agar siswa dapat termotivasi untuk mencapai suatu prestasi.

“Semua ini berkat dukungan komite yang membantu mengadakan program pembinaan secara kontinu, dan ada gerakan untuk menjadi sekolah terbaik di Indonesia,” ujarnya.

Sesuai dengan tagline sekolah yang dikenal dengan singkatan SMADA tersebut yakni Berprestasi, Berkarya untuk Bangsa. Untuk itu Haryanto mengajak anak didiknya untuk tetap mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi yang sudah ada.

“Akademik dan non akademik semuanya harus kita dukung, karena setiap anak memiliki karakter dan kemampuan yang berbeda. Namun kami punya kewajiban untuk mengasah kemampuan tersebut,” pungkas Haryanto. (san)

You may also read!

Berangkat Haji, Wakil Walikota Depok: Saya Ingin Fokus Ibadah

DEPOK – Lebih dari satu bulan, Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna akan cuti dari pekerjaannya di Balaikota Depok. Karena

Read More...

Analis Sebut Ganjil-Genap Bagus

DEPOK – Ganjil-genap di Jalan Margonda Raya saat sabtu dan minggu, dianggap sangat tepat. Adanya penerapan sistem tersebut akan

Read More...

Siluet Presiden Bertebaran di Kampung Lio Depok

DEPOK – Jangan sekali-kali melupakan sejarah. Mungkin itu pesan yang disampaikan warga Kampung Limo, via gambar siluet. Menyambut hari

Read More...

Mobile Sliding Menu