Siswa Datang Lebih Awal Diberi Apresiasi

In Pendidikan
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
BERADAPTASI: Kepala SDN Mekarjaya 31, Hanik Nurlaila tengah berbicara dengan salah seorang siswa kelas I di lapangan sekolah saat kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

DEPOK – Sama seperti di hari pertama sekolah, kemarin (17/7) halaman SDN Mekarjaya 31 nampak dipenuhi oleh siswa kelas I-VI. Mereka tengah melihat promosi atau demo ekstrakurikuler (ekskul) yang ditampilkan oleh perwakilan siswa untuk ditunjukkan kepada siswa baru kelas I.

Kepala SDN Mekarjaya 31, Hanik Nurlaila mengatakan, kegiatan promosi ekskul tersebut untuk memperkenalkan kepada anak didik kelas I bentuk kegiatan di luar mata pelajaran yang ada di sekolah.

“Jadi selama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini kami (guru) ajak siswa untuk lebih mengenal lingkungan dan kebiasaan yang rutin dilakukan di sekolah,” kata Hanik kepada Radar Depok.

Hanik menjelaskan, di sekolahnya terdapat beberapa jenis ekskul yang dapat diikuti oleh seluruh peserta didik. Diantaranya, seni beladiri dari Korea Selatan yakni taekwondo, futsal, seni tari tradisional, drum band, dan dokter kecil (dokcil).

“Alhamdulillah ekskul di sekolah kami baik dari sisi seni, olahraga, dan kesehatan tersedia,” jelasnya.

Terhitung sejak Senin-Rabu (16-18/7) di seluruh sekolah jenjang SD-SMK melaksanakan MPLS, termasuk SDN Mekarjaya 31. hal tersebut sesuai dengan imbauan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok.

Selain diisi dengan promosi ekskul, Hanik juga memberikan apresiasi kepada dua siswa yang datang tepat waktu di hari pertama masuk sekolah, mereka bernama Amira Nur Zahra kelas I A dan Adam Azzis Al Ayuby kelas I D.

“Kami berikan penghargaan kepada mereka karena antusias yang sangat besar untuk datang ke sekolah dengan mengorbankan waktu tidurnya. Apresiasi ini bukan hanya untuk anak tapi juga orang tuanya,” ujarnya.

Hanik berharap dengan diberikan apresiasi tersebut dapat mengajak kakak kelas II-VI agar mengikuti jejak dua siswa teladan tersebut.

Sementara itu, Puji Nurhandayani (29) orangtua dari Amira Nur Zahra mengaku anaknya sudah bangun sejak pukul 05.00 dan tiba disekolah pukul 05.50. Padahal jarak dari rumah ke sekolah terbilang tidak jauh.

“Anak saya ini memang terbiasa bangun pagi, jadi sudah tidak heran kalau datang ke sekolahnya selalu pagi. Semoga dia bisa memotivasi dan mengajak teman-temannya untuk datang lebih pagi ke sekolah,” tandasnya. (san)

You may also read!

150 Pelajar Diare Massal, Dinkes Depok: Tunggu Hasil Lab 14 Hari

DEPOK – Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Pondok Duta, tengah dirundung musibah. Sejak Rabu (10/10) hingga kemarin, sekolah di

Read More...

Depok Masuk 10 Besar Smart Sanitation

DEPOK – Warga Depok mesti tahu ini. Ternyata kemarin, Kota Depok masuk 10 nominasi Smart Sanitation Award 2018 (SSA)

Read More...

Kajian Ganjil-Genap Depok Lelet

DEPOK – Gaung penerapan sistem ganjil-genap di Jalan Margonda Raya, saat weekend sabtu dan minggu sepertinya hanya angan-angan saja.

Read More...

Mobile Sliding Menu