Seleksi Persikad: Dari 370 Peserta Lolos 28

In Depok Sport, Metropolis
IMMAWAN/RADAR DEPOK
Membludak: Jumlah peserta seleksi klub Persikad 1999 3 kali lebih banyak dari dua gelombang sebelumnya

DEPOK–Sebanyak 370 pesepak bola muda mengikuti seleksi gelombang ke-3 tim Persikad 1999 di Stadion Merpati, Jalan Gelatik Raya No43, Kelurahan Depok Jaya, Minggu (29/7). Namun, dari ratusan peserta hanya 28 pemain yang berhasil lolos.

Peserta seleksi pada gelombang ke-3 ini merupakan yang terbanyak dibandingkan dengan dua gelombang sebelumnya.

“Di gelombang pertama, ada 100 peserta, dan pada gelombang kedua hanya 65 peserta,” ujar petugas registrasi seleksi, Ridwa, kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Berbeda dengan dua gelombang sebelumnya, seleksi kali ini membuka kesempatan untuk peserta dari luar Kota Depok. Alhasil, sejumlah peserta dari luar daerah ikut berpartisipasi.

Diantaranya, putra kelahiran Provinsi Papua, Leroy Misikimbo dan Alfain Bebari yang menempuh perjalanan 2 jam dari kawasan Cengkareng, Jakarta Barat untuk mencapai Stadion Merpati.

“Demi mengejar cita-cita menjadi pemain sepak bola profesional,” ucap pemain yang sama-sama kelahiran tahun 1999 tersebut.

Menurut mereka, proses mengejar cita-cita bukanlah hal mudah. Untuk itu, mereka mengaku rela datang dari jauh untuk mencoba peruntungan dengan mengikuti seleksi.

Keterangan senada juga disampaikan oleh peserta seleksi yang berasal dari Kota Malang, Provinsi Jawa Timur, Hadi Anugerah Lukito.

Menurut Luki -sapaannya-, menambah pengalaman merupakan hal penting dalam mengejar cita-cita sebagai pemain sepak bola. Untuk itu, Dia pun rela menempuh 15 jam lebih untuk mengikuti seleksi masuk klub Persikad 1999 di Kota Depok.

“Selain menambah pengalaman, saya juga ingin merasakan atmosfer dunia sepak bola di Kota Depok,” imbuh peserta yang lolos untuk posisi striker tersebut.

Beruntung, cita-cita yang diimpikan Luki mendapat dukungan penuh dari ibundanya, Fangky Indrawati yang bersedia menemani anaknya mengikuti seleksi.

“Karena ini hobi yang positif, kami mendukung penuh,” tutur Fangky yang mengaku berencana langsung kembali ke Kota Malang setelah pelaksanaan seleksi.

Menurut Fangky, pengorbanan materi dan non-materi yang mereka keluarkan untuk mengikuti seleksi merupakan langkah awal yang diperlukan untuk mewujudkan cita-cita putranya.

”Memang harus begini. Kalau tidak begini, kapan majunya?” seru Dia.

Sementara, CEO Persikad 1999 Yogi Kurniawan mengaku, sempat terkejut atas animo peserta yang besar pada seleksi gelombang ke-3 ini.

Menurut dia, jumlah peserta menunjukkan bahwa masih banyak pemain muda di Kota Depok yang memang belum terfasilitasi oleh klub-klub yang ada.

“Ini tandanya, pemain muda di Kota Depok kurang wadah,” katanya.Dia pun berharap, Persikad 1999 dapat menjadi wadah dan memberi kesempatan bagi para pemain muda tersebut untuk mengejar mimpinya sebagai pesepak bola profesional.

“Disinilah momentum bagi Persikad untuk tampil dan menjadi wadah,” ucap Yogi.(mg2)

You may also read!

ABG Enjoy Bercinta di Depan Polisi Kumpul Kebo Dikontrakan Pancoranmas

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Remaja di Kota Depok sudah kebablasan dalam bergaul. Senin (25/3) dini hari, sebuah kontrakan, yang sempat menjadi base

Read More...

603 Siswa SMK Numpang UNBK

RADARDEPOK.COM, DEPOK–Seluruh siswa kelas XII SMK Negeri dan Swasta di Indonesia menjalani Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Senin-Kamis (25-28/3).

Read More...

BTFA Tembus 16 Besar Piala RK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Beji Timur Football Academy (BTFA) kembali membuktikan eksistensinya di kancah pembinaan pesepak bola usia dini Jawa

Read More...

Mobile Sliding Menu