PT SPI Baru Bayar Rp500.000

In Metropolis
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
GERUDUK PEMKOT DEPOK : Sejumlah buruh PT SPI saat bernegoisasi dengan petugas keamanan sebelum melakukan pertemunan dengan perwakilan pemerintah kota mengenai gaji dan thr yang belum dibayar oleh perusahaan di Kantor Balaikota Depok, Selasa (26/6).

DEPOK – Janji tinggalah janji. Kemarin, pekerja PT Sinar Prima Indonesia (SPI), di Jalan Raya Ciputat-Parung, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Sawangan kembali berdusta. Gajih dua bulan dan tujangan hari raya (THR), sejauh ini baru dibayarkan Rp500 ribu kepada pekerja.

Salah Satu pekerja R Adhe mengatakan, Rabu (4/7) pekerja baru dibayar Rp500 ribu. Masih jauh dari kata 50 persen, apalagi 80 persen seperti janji yang diberikan. Jumat ini PT SPI janji mau bayar lagi, entah berapa masih belum jelas. Parahnya, kata dia Sabtu disuruh kerja lagi, kalau tidak kerja THR tidak turun. “Berarti Jumat nanti gak mungkin semua gaji bisa dilunasi.
Dan kalau yang mengajukan resign gajinya semua hangus,” terangnya kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Menurutnya, gaji dua bulan dan gaji sejauh ini baru dibayarkan Rp500 ribu. Tapi pegawai diminta kerja. Jika, jumat nanti tidak ada kejalasan semua pekerja akan kembalai mogok kerja. “Jumat aksi karyawan kumpul lagi,” tegasnya.

Sementara, Anggota Komisi D DPRD Kota Depok Lahmudin Abdullah mengaku, sudah mengetahui kasus Perusahaan SPI yang tidak membayarkan upah dan tunjangan hari raya (THR) karyawan. Kata dia, ini sama saja menyusahkan warga Depok, karena banyak warga Depok Kecamatan Bojongsari dan Sawangan mengais rezeki di sana. “Kita minta Dinas segera turun untuk membantu peramasalahan ini. Bantu sampai hak semua karyawan dibayarkan,” tegas Lahmudin, kepada Radar Depok meminta.

Jika tidak diberikan full gaji dan THR, sudah melanggar ketenagakerjaan. Bahkan, ia menegaskan dinas terkait cabut izin usahanya, atas dasar hak karyawan SPI tidak diberikan. “Dalam hal ini Disnaker bisa memberikan rekomendasi untuk pemberhentian izin usaha. Untuk Komisi D, belum mengawal, karena masih menunggu komando Ketua Komisi D DPRD Depok, “ ujarnya.

Sebelumnya, Selasa (26/6) ratusan buruh PT Sinar Prima Indonesia (SPI), demo di Balaikota Depok. Ratusan buruh hadir di rumah eksekutif ingin mengadu dan meminta hak sebagai karyawan terpenuhi.

“Kami datang ke Balaikota Depok untuk meminta hak kami diperjuangkan keluar. Hak kami adalah gaji selama dua bulan belum dibayarkan dan THR,” ucap Jepri karyawan PT SPI, kepada Harian Radar Depok.

Hal sama juga diungkapkan karyawan lainya Sugiarti. Dia mengaku, sudah 10 tahun bekerja baru di tahun ini gajih tidak dibayar dua bulan dan THR.

Perempuan yang tinggal di Kelurahan Curug, Bojongsari ini berharap besar kepada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Depok mengupayakan gaji dan THR dikeluarkan oleh pihak perusahaan. Sebab, uang gaji dan THR untuk kebutuhan hidup dan biaya sekolah. “Sudah lama saya kerja di sana, karena ganti manajemen malah begini gaji dan THR gak keluar. Dulu PT Karisma,” kata dia.

Akibat pihak perusahaan tidak membayarkan upah, kata dia, sebanyak 350 pegawai itu terpaksa tidak mudik ke kampung halamannya. Selain upah dan THR, mereka juga memprotes sistem kerja yang diberlakukan oleh pihak perusahaan.

Khususnya selama satu bulan terakhir yang disebut kian membebani pekerja pabrik konveksi itu. Untuk satu bulan gaji, mereka dibayar sekira Rp 2,6 hingga Rp 2,9 juta untuk pegawai dengan masa kerja satu tahun ke atas. Sedangkan untuk masa kerja pegawai di bawah satu tahun diupahi Rp 2,4 juta. Pasalnya, sejumlah pekerja mengeluhkan lamanya jam kerja yang dibebankan kepada mereka.

“Jam kerjanya lama, kita disuruh kerja dari pukul 07.00 WIB hingga 23.00 WIB. Kadang juga sampai pagi, uang lemburnya juga enggak ada. Banyak pegawai yang pada sakit juga, kita bekerja seperti di jaman romusha,” ujar dia.(irw/hmi)

You may also read!

150 Pelajar Diare Massal, Dinkes Depok: Tunggu Hasil Lab 14 Hari

DEPOK – Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Pondok Duta, tengah dirundung musibah. Sejak Rabu (10/10) hingga kemarin, sekolah di

Read More...

Depok Masuk 10 Besar Smart Sanitation

DEPOK – Warga Depok mesti tahu ini. Ternyata kemarin, Kota Depok masuk 10 nominasi Smart Sanitation Award 2018 (SSA)

Read More...

Kajian Ganjil-Genap Depok Lelet

DEPOK – Gaung penerapan sistem ganjil-genap di Jalan Margonda Raya, saat weekend sabtu dan minggu sepertinya hanya angan-angan saja.

Read More...

Mobile Sliding Menu