Pengacara Agustina Sangkal Keterangan Saksi Ahli

In Metropolis
IST FOR RADAR DEPOK
BANTAH: Tatang kuasa hukum terdakwa RTLH di Kelurahan Sukamaju, Cilodong bantah keterangan saksi Ahli.

DEPOK – Kuasa hukum Agustina Tri Handayani, terdakwa kasus dugaan korupsi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), di Kelurahan Sukamaju, Andi Tatang Supriyadi membantah keterangan saksi ahli yang berasal dari Inspektorat Kota Depok, yang dihadirkan JPU dalam sidang lanjutan, Rabu (11/7).

Meski saksi ahli, Syahrial memberikan keterangan berdasarkan kwitansi dan bon asli pembelian material RTLH, mereka tetap menyangkal. Tatang mengatakan banyak kejanggalan pada keterangan saksi ahli.

Menurutnya, inspektorat dalam melakukan audit untuk menentukan kerugian negara pada kasus RTLH, dinilai tidak tepat dalam menentukan metode kerugian negara.

“Karena hanya berdasarkan bon atau kwitansi tanpa melihat fakta di lapangan, serta tidak melakukan apprisal terhadap hasil rehabilitasi RTLH yang telah terbangun secara keseluruhan,” kata Tatang.

Sementara menurutnya ahli hanya melihat dua unit dari 68 unit rumah warga yang mendapat jatah RTLH di Kelurahan Sukamaju, Cilodong. Pengacara juga mengatakan kalau ahli hanya melakukan audit anggaran sebesar Rp15 juta untuk bahan material, dan Rp3 juta untuk upah kerja seperti tertuang dalam Pasal 13 ayat dua Perwal No.40 Tahun 2013.

“Ahli tidak melakukan audit terhadap uang sebesar Rp2 juta yang juga dianggarkan berdasarkan Pasal 13 ayat 3 Perwal No.40 Tahun 2013. Sehingga patut dipertanyakan kemana uang sebesar Rp2 juta tersebut,” katanya.

Tatang juga menjelaskan kalau dalam persidangan tersebut, Syahril menyatakan kalau proposal pengajuan kegiatan rehabilitasi RTLH yang diperuntukan bagi 68 penerima manfaat, dibuat dan disusun oleh terdakwa Aulia dan Tajudin. Bukan dibuat oleh kliennya. “Saksi juga mengatakan kalau ada aliran dana yang disalurkan kepada RT, RW, Lurah, Camat, dan LPM. (rub)

You may also read!

Polresta, Kejari, Mandek… Kejari Menunggu Pengembalian Berkas Korupsi

DEPOK – Sepertinya Polresta Depok bisa leluasa melengkapi berkas perkara korupsi Jalan Nangka, Kecamatan Tapos. Kemarin, Kejaksaan Negeri (Kejari)

Read More...

Gara-gara Naavagreen Nyamuk Saja Jatuh, Grand Opening Hari Ini

DEPOK – Kebutuhan perawatan kulit wajah dan tubuh, sudah menjadi perhatian penting bagi perempuan maupun laki-laki. Apalagi di zaman

Read More...

Soal Limbah Situ Rawa Kalong, Pemkot Depok Tunggu Hasil BBWSCC

DEPOK – Tercemarnya Situ Rawa Kalong di Kelurahan Curug,  Cimanggis sudah tak terbendung. Saat ini, Pemkot Depok tengah menunggu

Read More...

Mobile Sliding Menu