Momen Tuntaskan Dendam

In Depok Sport
Dipta Wahyu/Jawa Pos (RADARDEPOK Grup)
Egy Vikri Maulana pemain U-19 Tim Nasional Indonesia saat sesi latihan perdana bersama timnas menjelang laga Semifinal melawan Malaysia di Gelora Delta Sidoarjo, kemarin, Rabu (11/7/2018).

SIDOARJO – Laga panas bakal tersaji di Semifinal Piala AFF U-19 2018 saat Timnas Indonesia U-19 dijamu Malaysia U-19, di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Kamis (12/7) pukul 19.00 WIB. Tim Garuda Nusantara-julukan Timnas Indonesia U-19 lolos ke babak semifinal dengan status runner-up Grup A. Sedangkan Malaysia adalah juara Grup B. Laga nanti bisa jadi momentum untuk membalaskan dendam.

Berbeda dengan laga sebelumnya, tim besutan Indra Sjafri ini kemungkinan besar bakal diperkuat oleh Egy Maulana Vikri. Pemain yang baru saja menandatangani kontrak dengan Lechia Gdansk, klub asal Polandia. Kehadiran pemain jebolan SKO Ragunan ini diharapkan mampu menambah daya gedor tim Garuda Nusantara saat berhadapan dengan Malaysia.

Indonesia sendiri harus mampu meraih kemenangan untuk lolos ke partai puncak. Namun, usaha ini dipastikan akan mengalami rintangan. Garuda Nusantara punya catatan kurang baik saat berhadapan dengan Malaysia U-19, pada kualifikasi Piala Asia U-19, di mana Garuda Nusantara dipukul 1-4 oleh Malaysia.

Dikutip dari laman PSSI, Rabu (11/7), pelatih Malaysia Bojan Hodak menilai Indonesia adalah tim kuat.

“Kami sudah bertemu sebelumnya. Egy Maulana Fikri, Todd Ferre, dan Saddil Ramdani menjadi perhatian kami. Mereka semua pemain penyerang, saya juga tahu Indra Sjafri merupakan pelatih dengan filosofi menyerang,” katanya.

“Ditambah dukungan dari penonton membuat Indonesia menakutkan. Tapi kami akan bermain tanpa beban, beban itu justru di Indonesia. Kami hanya akan bermain dengan gaya kami,” lanjut Bojan.

Bojan Hodak mengakui laga kontra Indonesia tidak akan mudah. Apalagi di semifinal Indonesia diperkuat oleh Egy Maulana Vikri yang tadi malam baru saja mendarat di Surabaya.

”Indonesia tim yang bagus. Kami pernah bertemu di Korea tapi tentu situasi telah berbeda. Kami akan fokus di semi final untuk bisa lolos ke babak final,” tutur pelatih asal Kroasia itu.

Disisi lain, meskipun kalah, Myanmar tetap berhak mendapatkan satu tiket semifinal. Itu sebab dilaga lainnya, Timor Leste berhasil ditumbangkan Kamboja dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik. Myanmar akan bersua dengan juara bertahan Thailand besok.

”Terimakasih kepada Kamboja yang bisa menahan Timor Leste sehingga kami bisa lolos. Menghadapi Thailand tidak mudah dan kami harus bersiap untuk laga besok,” ucap pelatih Myanmar Myo Hlaning Win.

Sementara itu Timor Leste sangat menyayangkan gagal lolos dari fase grup. Tekanan mental untuk unggul lebih dari empat gol agar memuluskan langkah lolos ke semifinal mempengarui permainan tim asuhan Kim Shinwan itu.

”Kami tertekan sebelum pertandingan karena harus menang dengan skor besar. Kami kecewa tetapi ini pengalaman berharga bagi Timor Leste,” kata asisten pelatih Timur Leste Juliao Monteiro.

Semifinal Piala AFF U-19 besok tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Sebab 2017 silam Indonesia, Malaysia, Myanmar, dan Thailand juga menjadi kontestan semifinal. Hanya saat itu Indonesia bersua dengan Thailand, dan Myanmar kontra Malaysia. (bla/jpnn)

You may also read!

Kejari Depok Irit Bicara

DEPOK – Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok masih belum buka-bukaan, terkait pengembalian berkas rasuah Jalan Nangka, Tapos ke Polresta Depok.

Read More...

Zoss Ada 51 Titik di Depok

DEPOK – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, terus menambah keberadaan Zona Selamat Sekolah (Zoss). Hal itu dilakukan untuk memberikan

Read More...

RS Harapan Depok Tantang YLCC di Pengadilan

DEPOK – Sengketa sewa menyewa gedung antara YLCC dengan RS Harapan Depok, akhirnya akan berujung dimejahijaukan. Kemarin, RS Harapan

Read More...

Mobile Sliding Menu