Melawan Kisah Lama

In Piala Dunia

RUSIA – Pertandingan perempat final telah meloloskan empat tim ke babak semifinal Piala Dunia 2018. Prancis, Belgia, Inggris, dan Kroasia.

Prancis dan Belgia yang akan saling berhadapan sama-sama menyingkirkan tim asal Amerika Selatan.

Prancis mengalahkan Uruguay dengan skor 2-0, sedangkan Belgia berhasil menumbangkan tim favorit, Brasil, dengan skor tipis 2-1.

Lolos ke semifinal setelah mengalahkan Uruguay dengan skor 0-2 di babak perempatfinal membuat Perancis menyamai pencapaian yang pernah mereka lakukan pada Piala Dunia 2014 di Brasil. “Saya pikir kami pantas mendapatkan hasil ini,” ujar pelatih Perancis, Didier Deschamps, seusai laga.

“Kami bermain melawan Uruguay yang bermain indah tetapi kami lebih baik daripada mereka hari ini. Saya memiliki tim yang lebih muda, dan mereka sudah bermain sebagai tim, tetapi persyaratan hari ini bahkan lebih tinggi karena lawan menjadi lebih baik saat Anda melaju ke babak selanjutnya,” lanjutnya.

Menghadapi Belgia di babak semifinal akan menjadi laga yang seimbang sekaligus menjadi tantangan berat bagi Perancis. Secara komposisi pemain, kedua tim cukup sepadan karena diperkuat banyak pemain bintang.

Rangkaian 9 laga terakhir tanpa kekalahan membuat Les Blues boleh percaya diri menghadapi The Red Devils pada babak semfinal. Apalagi selama Piala Dunia 2018, Anoine Griezmann dan kolega telah memasukkan 9 gol dalam 5 pertandingan yang mengindikasikan bahwa lini serang mereka cukup tajam.

Seperti dikutip dari FIFA, Perancis akan menghadapi sisi yang terlihat mirip dengan diri mereka sendiri. Les Bleus dan Setan Merah memiliki banyak kesamaan: pemain depan yang cepat dan berbakat, gelandang cerdas, pemain bertahan yang tangguh, dan kiper kelas atas. Dan, yang paling penting, kedua tim benar-benar spektakuler. Semua bahan untuk pertunjukkan tersebut ada di Saint Petersburg pada laga semifinal nanti.

Sementara itu, Belgia pun dalam percaya diri tinggi usai mengandaskan tim favorit Brasil di laga perempatfinal dengan skor 1-2. Kemenangan ini membuat Belgia tak terkalahkan selama 24 pertandingan terakhir.

“Saya mengatakan kepada para pemain sebelum pertandingan untuk memberikan segalanya, mengorbankan diri mereka untuk tim. Itulah yang saya lakukan, saya berkorban diri saya untuk tim. Saya di sini bukan untuk memikirkan diri sendiri,” ujar Lukaku seusai laga melawan Brasil.

Setelah berhasil lolos ke semifinal Piala Dunia 2018 dengan melewati dua kali pertandingan melelahkan hingga adu penalti, kini Kroasia harus bisa memulihkan kondisi kebugaran para pemainnya dan tampil lebih baik dalam menghadapi pertandingan semifinal melawan Inggris Rabu mendatang.

Pelatih tim dari negeri Balkan itu, Zlatko Dalic harus dapat memastikan dalam pertandingan melawan Inggris nanti para pemain andalannya sudah bisa kembali pada kondisi terbaik.

Luka Modric dengan perannya di lapangan tengah menjadi pemain terbaik pada pertandingan perempat final melawan Rusia Sabtu malam, atau untuk ketiga kalinya dalam lima kali panampilan di Piala Dunia 2018 ini

Namun, tampaknya para pemain Kroasia lainnya tidak harus selalu bertumpu pada peran Modric.

Di lini depan, Mario Mandzukic masih kurang produktif dalam mencetak gol. Ia baru mencetak satu gol dalam lima pertandingan, demikian juga dengan pemain Inter Milan Ivan Perisic dan pemain Eintract Frankfurt Ante Rebic yang penampilannya belum memuaskan.

Pada lapangan tengah, Ivan Rakitic, yang di Barcelona sering disebut sebagai pemain kunci, dalam tim Piala Dunia Kroasia kali ini belum menunjukkan perannya seperti ketika main di klub.

Di lini belakang, para pemain top Kroasia juga tidak dapat menjaga keunggulannya ketika Mario Fernandes dapat menjebol gawang Kroasia untuk menyamakan kedudukan di perpanjangan waktu.

Para pemain Kroasia juga sering terlihat malas untuk menyerang, dan komentar Modric usai pertandingan mengisyaratkan adanya kekurangan dalam timnya yang nantinya bisa berdampak buruk.

“Tim Rusia bemain sangat bagus, khususnya di babak pertama, mereka mengejutkan kami, mereka menekan kami, mereka membuat permainan kami sulit berkembang,” kata Modric.

“Kami tidak ingin mengambil risiko atas sejumlah tembakan-tembakan umpan Rusia ketika tim kami sudah unggul,” tambahnya.

“Di babak kedua dan perpanjangan waktu, kami bisa mendominasi lapangan dan seharusnya bisa menyelesaikan pertandingan tanpa harus adu penalti. Namun mungkin sudah tertulis di langit bahwa kami harus melewati drama itu,” ujarnya.

You may also read!

Tersangka Curanmor di Depok Tewas di Hotel Prodeo

DEPOK – Ternyata Hotel Prodeo Polresta Depok sangat angker bagi tahanan. Tersangka Yulius Lucas Tahapary alias Ulis, yang terjerat

Read More...

8.243 Pengendara Ditilang

DEPOK – Ternyata pengguna kendaraan di Kota Depok belum terlalu patuh akan aturan. Faktanya, selama operasi zebra sedari 30

Read More...

Kontraktor Rusak Taman Pipit Depok

DEPOK – Akibat tidak berkordinasi sejak awal, akhirnya seluas 20 meter Taman Pipit rusak. Kuat dugaan taman yang terletak

Read More...

Mobile Sliding Menu