Hasil Rapat KBP Askot PSSI Depok Ditutupi

In Depok Sport, Metropolis

DEPOK–Komite Adhoc Normalisasi Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Depok, tetap melaksanakan rapat Komite Banding Pemilihan (KBP) di Sekretariat PSSI Jawa Barat (Jabar), Jalan Lodaya, Kota Bandung pada Senin (9/7).

Kendati hanya dihadiri tiga anggota KBP, rapat tersebut berhasil mengambil keputusan terkait pengajuan banding Meiyadi Rakasiwi sebagai bakal calon Ketua Askot PSSI Kota Depok. Hanya saja hasil tersebut masih disilent.

Dari lima anggota, hanya tiga anggota yang hadir dalam rapat KBP tersebut. Ketiganya yaitu, Dedy Juansyah, Dodi, dan Fathoni Munawar. Khusus Fathoni merupakan personil tambahan yang ditunjuk Komite Adhoc Normalisasi Askot PSSI Kota Depok.

”Ketua KBP, Syafril Arsyad dan anggota KBP, Isa Suratman tidak hadir,” ujar anggota KBP yang menghadiri rapat, Dedy Juansyah kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Dedy menjelaskan, rapat KBP tetap dilaksanakan meskipun tanpa kehadiran Ketua KBP dan seorang anggotanya. Namun, Dia mengaku belum bisa mempublikasikan hasil rapat kepada khalayak.

”Belum dapat izin dari Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Barat,” kata Dedy.

Sementara, Wakil Ketua Komite Adhoc Normalisasi Askot PSSI Kota Depok, Delif Subeki juga enggan memberi keterangan apapun terkait hasil rapat yang diselenggarakan hari ini (kemarin).

”Tunggu saja penetapan resmi dari Komite Adhoc yang mungkin besok sudah disampaikan kepada KONI dan voters Askot Kota Depok,” terang pria yang juga Ketua Komite Tetap Sepak Bola Asprov Jawa Barat kepada Radar Depok.

Menanggapi ketidakhadirannya di rapat. Ketua KBP KLB Askot PSSI Kota Depok, Syafril Arsyad mengaku, tidak mau menerima keputusan yang diambil Komite Adhoc Normalisasi Kota Depok, lantaran dinilai menyalahi statuta dan kode etik pemilihan yang disepakati di Kongres Askot PSSI Kota Depok.

”Untuk apa kita mengikuti kelompok yang nggak ngerti statuta?,” kata Syafril.

Menurut Syafril, baik itu personil KBP maupun keputusan banding terkait pencalonan Meiyadi Rakasiwi, mengacu pada statuta dan kode pemilihan yang disepakati pada Kongres Askot PSSI Kota Depok. ”Kalau dia mengambil alih dan sembarangan menambah personel KBP, dasar dia apa?,” imbuh Syafril.

Sebagai Ketua KBP KLB Askot PSSI Kota Depok, sekali lagi, Syafril menolak hasil rapat KBP yang diselenggarakan oleh Komite Normaliasasi Askot PSSI Kota Depok tersebut. ”Meskipun begitu, untuk selanjutnya kami akan lihat apa yang mereka coba lakukan,” tandasnya.(mg2)

You may also read!

Asep Kalap Lihat Paha Bule, Pemerkosa-Pencuri WNA Jerman di Depok Ditangkap

DEPOK – Asep Maulana sudah mengenakan kaos berwarna orange dengan tulisan tahanan, saat masuk hotel prodeo Polresta Depok. Pria

Read More...

Tujuh Rumah Gedong Numpang Listrik, Developer Aruba Residence Depok Putus Aliran

DEPOK – Entah apa permasalahannya sampai-sampai developer Aruba Residence berbuat tega seperti ini. Selama sembilan hari, tujuh rumah mewah

Read More...

Sehari 60 Orang Buat Kartu Kuning

DEPOK – Selain Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Ternyata, pemohon pembuatan Kartu Kuning atau AK1 juga mengalami peningkatan   kemarin.

Read More...

Mobile Sliding Menu