Favorit Mpok Depok 2011, Kembangkan Fesyen Berbudaya

In Metropolis
IST/RADAR DEPOK
KARYA ANAK BANGSA: Al Khansa Shaliha saat merapihkan buasana rancanganya kepada model di Italia.

Al Khansa Shaliha yang masih menuntut ilmu rancang buasana dan memperkenalkan budaya Indonesia dengan karyanya di Roma, Italia. Namanya pernah terdaftar di ajang Abang Mpok Kota Depok 2011. Bahkan menjadi Mpok terfavorit kala itu.

Laporan : MUHAMMAD IRWAN SUPRIYADI

JARAK antara benua Eropa dan Asia cukup jauh. Yang ada di benak dipikiran perempuan 26 tahun itu selalu mengingat bangsanya sendiri, yakni Indonesia.

Sebab, tutur dia saat dihubungi Radar Depok, Indonesia banyak seni dan budayanya, jadi dirinya ingin menciptakan rancangan busana yang berbudaya dan sopan.

“Tentu pakaian yang sopan sesuai kultur Indonesia,” ucap perempuan  yang memiliki hobi olahraga hoki ini.

Ocha-sapaanya-yang akan lulus di tahun ini tepatnya pada September 2018, mengaku ingin membuka usaha pakaian muslim dengan kultur nusantra dengan.

“Iya, mau lanjut usaha bisnis baju muslim atau pakaian sopan. Tapi ingin banyak inovasi dari segi tekstil dan disain. Taglinenya kenyamanan dan elegan,” kata Ocha.

Misalnya, kata dia, kombinasi batik yang merupakan budaya Indonesia. “Nanti bahan pakaianya pakai kain yang biasa untuk olahraga, karena nyaman,” tuturnya.

Terkait menjadi favorit Mpok Kota Depok di 2011 lalu. Ocha mengaku bangga dan senang bila mengingat. Ia menceritakan, mengikuti audisi Mpok Depok 2011 karena memang tertarik dengan budaya Indonesia.

“Abang Mpok Depok kan berhubungan sama pariwisata Kota Depok ya, termasuk juga waktu itu mengenal batiknya. Selain destinasi wisata,” tutur dia.

Dunia fasion, kata Ocha digeluti sejak kecil berawal melihat ibu sedang menjahit pakaian. Karena fokus. Seiring waktu berjalan sempat memiliki bisnis kecil-kecilan di bidang hijab fasion sebelum berangkat ke Italia untuk menuntut ilmu.

“Lalu karena serius, ayah bantu cari kampus di Italia yang bisa terima mahasiswa yang tidak punya background formal desain. Bunda juga sudah dukung. Akhirnya ketemu yang cocok, di Kota Milan,” tutur perempuan 26 tahun ini.

Karya Ocha mulai dilirik, sampai dia terpilih menjadi perwakilan Indonesia untuk mengikuti ajang fasion busana tingkat internasional di kampus dia belajar. Tidak hanya itu saja, Ocha mengaku karya busana fasion motif batik yang dibuatnya dijajal artis Negeri Pizza.

“Karya buasana fasion aku pernah dipakai penyanyi Italia. Namanya Rita Bellanza,” pungkasnya. (*)

You may also read!

Wakil Walikota Depok Rayakan HUT Republik Indonesia ke-73 di Tanah Suci

DEPOK –  Ada yang berbeda dari perayaan HUT ke-73 Republik Indonesia (RI) bagi Pradi Supriatna. Biasanya saat merayakan HUT

Read More...

Pelaku Penculikan Bayi di Depok Terancam 15 Tahun Penjara

DEPOK – Jumiyanti pelaku penculikan bayi Aditya Hamizan Purnomo, di Jalan Flamboyan RT6/2, Sukmajaya, Jumat (27/4) lalu, seperti bakal

Read More...

Sumbang Lombok-Beri Penghargaan di HUT RI

DEPOK – Sang saka Merah Putih berkibar lapang di Balaikota, saat perayaan HUT ke-73 Republik Indonesia (RI), Jumat (17/8).

Read More...

Mobile Sliding Menu