Aktivis 98 Turun Gunung

In Utama
IST FOR RADAR DEPOK
REMBUKNAS: Para aktivis 98 berfoto bersama usai menggelar Rembuk Nasional (Rembuknas), beberapa waktu lalu.

JAKARTA – Tak terasa, usia perjalanan agenda reformasi sudah 20 tahun sejak rezim Orde Baru ditumbangkan oleh gerakan rakyat yang dimotori mahasiswa. Aktivis 98 menilai, kekayaan alam Indonesia masih dikuasai oleh segelintir orang yang memang dibesarkan oleh Orde Baru. Hal itu terungkap dalam giat Rembuk Nasional (Rembuknas) yang digelar aktivis 98, beberapa waktu lalu.

Para aktivis 98 menganggap Presiden Joko Widodo lah yang telah menjalankan agenda reformasi sesungguhnya.

“Lihat saja, infrastruktur digenjot dalam skala besar-besaran. Masyarakat di daerah juga merasakan pembangunan yang tak pernah dijalankan presiden sebelumnya,” kata aktivis 98 dari Komunitas Mahasiswa Jayabaya, Ruscain.

Ruscain mengatakan, wilayah laut dari Sabang sampai Merauke juga telah dibebaskan dari mafia penguras kekayaan isi laut yang sudah berpuluh tahun beroperasi tanpa ada yang bisa menentangnya.

Rasanya kurang kalau Jokowi cuma mengenyam satu periode saja. “Dikhawatirkan pembangunan bakal tersendat-sendat. Maka, kami sepakat dalam Rembuknas ini menyusun agenda menyukseskan Jokowi kembali ke tampuk presiden periode 2019-2024,” ucap Ruscain.

Ruscain yang pernah terlibat gerakan 98 memberikan alasan lain mengapa Jokowi perlu dua periode. Menurutnya, Jokowi tidak punya kejahatan ekonomi, politik, atau pun kejahatan kemanusiaan. Dalam Rembuknas tersebut, menghasilkan tujuh poin yang akan terus diperjuangan. Di antaranya, tetap menjaga NKRI dari ancaman intoleransi, radikalisme, terorisme, dan menolak penggunaan isu SARA dalam praktik politik Indonesia.

“Melanjutkan perjuangan reformasi ’98, untuk melawan praktik korupsi, kolusi dan nepotisme dalam sendi kehidupan bernegara. Dan mengusulkan pada pemerintah, menetapkan 07 Juli sebagai Hari Bhinneka Tunggal Ika,” tegas Ruscain. (gun)

You may also read!

Asep Kalap Lihat Paha Bule, Pemerkosa-Pencuri WNA Jerman di Depok Ditangkap

DEPOK – Asep Maulana sudah mengenakan kaos berwarna orange dengan tulisan tahanan, saat masuk hotel prodeo Polresta Depok. Pria

Read More...

Tujuh Rumah Gedong Numpang Listrik, Developer Aruba Residence Depok Putus Aliran

DEPOK – Entah apa permasalahannya sampai-sampai developer Aruba Residence berbuat tega seperti ini. Selama sembilan hari, tujuh rumah mewah

Read More...

Sehari 60 Orang Buat Kartu Kuning

DEPOK – Selain Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Ternyata, pemohon pembuatan Kartu Kuning atau AK1 juga mengalami peningkatan   kemarin.

Read More...

Mobile Sliding Menu