80 Persen Data Bacaleg Demokrat Depok Masuk Silon

In Politika
RICKY/RADAR DEPOK
UNGGAH : Direktur Eksekutif Sekretariat DPC Partai Demokrat Kota Depok, Roy Citra saat mengunggah berkas Bacaleg ke Aplikasi Silon KPU di kantor Sekretariat DPC Partai Demokrat Kota Depok, Komplek Ruko Sukmajaya no. 16, Jalan Thole Iskandar Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya, Kamis (12/7).

DEPOK – Sebelum menyerahkan berkas Bacaleg, seluruh partai harus memasukan data dan persyaratan kandidatnya ke dalam aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon). Untuk DPC Partai Demokrat Kota Depok sendiri telah mengunggah 80 persen data calon ke aplikasi milik KPU tersebut.

Silon sendiri menjadi syarat wajib bagi partai politik untuk mendaftarkan calegnya. Silon ini berisikan informasi diri atau data caleg yang akan didaftarkan, dimana bertujuan untuk mempermudah pengecekan adanya kegandaan data.

“Alhamdulillah, sejauh ini sudah 80 persen. Tinggal mengupload saja,” kata  Direktur Eksekutif Sekretariat DPC Partai Demokrat Kota Depok, Roy Citra saat disambangi Radar Depok ke kantor Sekretariat DPC Partai Demokrat Kota Depok, Komplek Ruko Sukmajaya no. 16, Jalan Thole Iskandar Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya, Kamis (12/7).

Menurut Roy, setidaknya ada 11 item yang harus diunggah ke Silon, yakni surat pernyataan (Formulir Model BB.1), fotocopy KTP el, Surat keterangan sehat jasmani, surat keterangan sehat rohani, surat keterangan bebas penyalahgunaan narkotia, fotocopy KTA, tanda bukti terdaftar sebagai pemilih, daftar riwayat hidup (Formulir model BB.2), pas foto 4×6.

Kemudian, surat keterangan catatan kepolisian dan surat keterangan pengadilan negeri dari wilayah hukum tempat tinggal calon.

“Sebenarnya ada 13, tapi yang dua, yakni surat penetapan pengadilan dalam hgal nama tidak sesuai KTP atau surat pernyataan pengunduran diri sebagai anggota partai politik yang diwakili pada pemilu terakhir. Yang pokok hanya 11, itu seluruhnya di scan dan diunggah,” papar Roy.

Dari 11 item yang harus di scan dan diunggah, sambung Roy, dikalikan jumlah Bacaleg yang mendaftar. Sedangkan di Demokrat Depok sendiri ada 50 Bacaleg yang turut serta.

“Di kali 50 jadi banyak sekali yang di scan, ini harus di upload semua. Jika tidak ada kendala, untuk satu Bacaleg membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Namun, jika error, bisa lebih lama,” sambung Roy.

Ia mengungkapkan, untuk proses penginputan ke aplikasi Silon sendiri, di jam kerja masih sering terkendala, lantaran hampir seluruh parpol di tiap tingkatan melakukan penginputan secara bersamaan. Sehingga, aplikasi tersebut terkadang error.

“Untuk login saja kadang sulit masuk di jam kerja. Karena hampir seluruh parpol menginput ke Silon, kalau internetnya kencang dan dilakukan pada malam hari, biasanya lancar,” terangnya.

Kendati demikian, ia mengaku terbantu dengan koordinasi yang baik dari pihak KPU Kota Depok, khusus staf teknis KPU yang membidangi Silon. Sehingga, ketika ada kendala langsung dikomunikasikan dan dicarikan solusi.

“KPU Kota Depok koperatif dan mau membantu. Komunikasi kami lancar. Jadi mereka siap memberikan informasi terkait kendala di Silon,” ucap Roy. (cky)

You may also read!

Dorong Raperda LGBT

DEPOK – Pengurus Daerah Muhammadiyah Kota Depok mendukung pembuatan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Lesbi, Gay, Biseksual, dan Transgender

Read More...

Mural Obat Jenuh Macet Juanda Depok

DEPOK – Dengan diadakannya perhelatan Depok Mural Competition (DMC) yang diprakarsai oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Kota

Read More...

Ikadi Depok Bekali Kader DKM di UI

DEPOK – Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kota Depok menggelar pelatihan khatib Jumat untuk membekali 102 kader Dewan Kemakmuran Masjid

Read More...

Mobile Sliding Menu