13 Korban Guru Cabul di Depok Direhabilitasi

In Metropolis
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
BERIKAN KETERANGAN : Ketua KPAI Susanto didampingi Komisioner Bidang Pendidikan KPAI Retno Listyarti dan Kapolres Depok Kombes Didik Sugiarto saat memberikan keterang pers di Mapolresta Depok kepada awak media terkait kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh salah satu oknum guru SD Negeri di Kota Depok.

DEPOK – Komisi Perlindungan Anak Indoneisa (KPAI), terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Depok. Teranyar, 13 korban guru WA sudah direhabilitasi psikolog dari Universitas Indonesia (UI), dan Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok.

“Alhamdullilah, sudah semua korban ditangani. Penanganan rehabilitasi hingga sembuh,” kata Komisioner Bidang Pendidikan KPAI, Retno Listyarsi, kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Kata Retno, penanganan korban pelecahan seksual sebelumnya ada dua korban tidak mau direhabilitas. Hasil kerja keras, tim membujuk dua korban akhirnya mau direhabilitasi psikolog hingga sembuh. Retno mengakui, proses asessment yang dilakukan kepada seluruh korban menunjukkan perkembangan positif.

Ditambah lagi, Pemerintah Kota Depok telah siap membiayai untuk seluruh proses rehabilitasi, hingga sembuh. Ini perkembangan positif yang patut diapresiasi, agar korban (pencabulan) tidak jadi pelaku. “Karena, diperkirakan 70 persen korban bisa saja menjadi pelaku. Seluruh pihak disini, mau berkoordinasi dengan baik,” katanya.

Selanjutnya, untuk kedepan pemerintah Kota Depok telah mengambil langkah dengan mengumpulkan seluruh kepala sekolah dasar, untuk membahas mengenai penyuluhan. “Nanti seluruh kepala sekolah akan dikumpulkan, untuk membahas masalah ini dan juga mengenai penyuluhan bila memang diperlukan di setiap sekolah,” tegasnya.

Sementara itu, Fitri Psikolog dari DPAPMK Kota Depok menegaskan, proses penanganan rehabilitasi terhadap delapan anak korban pencabulan dilakukan berbeda-beda, sesuai pendataan asessment yang telah dilakukan oleh pihaknya.

Diketahui sebelumnya, belasan bocah SD di Depok menjadi korban kekerasaan seksual oknum guru di Kota Depok bulan lalu. Parahnya lagi, saat melakukan hal yang tak sesuai agama dan moral, dilakukan di sekolah dan ada juga yang diluar sekolah. Hingga saat ini, oknum guru tersebut telah mendekam dibalik jeruji besi Polresta Depok.(irw)

You may also read!

Dibongkar, Bangun, Dilarang Lagi

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Setahun lalu tepatnya 15 Juli 2018, ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Grand Depok City dibongkar. Terbaru kemarin,

Read More...

Babinsa Belajar Aplikasi Panic Button

RADARDEPOK.COM, DEPOK– Kondusifitas perlu di jaga, apalagi saat Ramadan, dan berbarengan dengan pengumuman pemenang pemilu 2019. Guna menghalau kejadian

Read More...

Terinspirasi Kehidupan ART, Meniti Sejak 2009

RADARDEPOK.COM – Mungkin sebagian orang menganggap sampah tidak bermanfaat. Namun tidak bagi Serly Susanti, yang berjuang dan meniti karir

Read More...

Mobile Sliding Menu