Yamuadi Depok Santuni 1.000 Yatim-Dhuafa

In Pendidikan
SANI/RADAR DEPOK
BENTUK SYUKUR: Yayasan Miftahul Ulum Addiniyyah memberikan santunan kepada 1000 anak yatim dan dhuafa, Kemarin (10/6) di halaman sekolah yang berlokasi di Jalan Yayasan, Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere.

DEPOK – Yayasan Miftahul Ulum Addiniyyah (Yamuadi) yang beralamat di Jalan Yayasan, Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere, kemarin (10/6) menyantuni 1000 anak yatim dan dhuafa di halaman sekolah.

Wakil Ketua Yayasan, Bahijah Sidik mengatakan bahwa acara santunan ini rutin dilaksanakan tiap tahun sebagai ungkapan rasa syukur atas keberkahan yayasan, menjalin silaturrahim dengan donatur, serta berbagi kebahagiaan kepada warga setempat.

“Alhamdulillah tahun ini kami masih bisa memberikan santunan kepada sesama saudara yang membutuhkan, semoga kedepannya akan terus berjalan program ini,” kata Bahijah kepada Radar Depok.

Dengan mengusung tema “Berbagi Kebahagiaan di Bulan Berkah Bersama Anak Yatim & Dhuafa di Yayasan Miftahul Ulum Addiniyyah”, pihak yayasan ingin di bulan penuh keberkahan ini agar senantiasa mendapat pahala dari Allah SWT. “Mudah-mudahan apa yang sudah kami berikan dapat bermanfaat untuk mereka,” ujar Bahijah.

Acara santunan diawali dengan pembacaan zikir tahlil dan membaca surat yasin. Selanjutnya laporan kepanitiaan, sambutan yayasan, tausiah agama oleh K.H.Muhammad Mukhtar dan santunan secara simbolik, serta ditutup dengan doa.

“Santunan tahun ini terdiri dari 200 anak yatim dan 800 dhuafa. Setiap anak yatim mendapatkan uang Lebaran dan dhuafa masing-masing paket sembako,” tandasnya. (san)

You may also read!

Prediksi Tunisia vs Inggris

RUSIA – Inggris bakal lakoni laga pertama di Piala Dunia 2018 dengan tidak mudah. Bukan maksud menyepelekan komposisi pasukan

Read More...

Jadwal Piala Dunia 2018 Malam Ini

RUSIA – Perhelatan akbar Piala Dunia 2018 Rusia sudah memasuki hari ke-5. Sesuai jadwal Piala Dunia 2018, Senin (18/6/2018)

Read More...

13 Kutukan Juara Bertahan Piala Dunia

RUSIA – Selain Brasil di Piala Dunia 1958 dan 1962, belum ada lagi negara yang sukses mempertahankan gelar juara

Read More...

Mobile Sliding Menu