Warga Depok di Gegerkan Dengan Penemuan Mayat di SPBU

In Metropolis
IST FOR RADARDEPOK
BERSIMBAH DARAH: Evakuasi mayat yang tewas di dalam kamar mandi SPBU 34.16411 Jalan Kartini Raya, Kecamatan Pancoran Mas

DEPOK – Seorang pria ditemukan tewas di kamar mandi SPBU 34.16411 Jalan Kartini Raya, Kecamatan Pancoran mas. Pria tersebut tewas karena menderita luka gorok dibagian leher. Namun Polisi belum dapat memastikan penyebab kematian karena masih harus menunggu hasil autopsi.

Begitupun tentang identitas pria yang tewas saat mengenakan kaus, celana pendek, dan sandal.

“Saat ini tim penyidik sedang mengidentifikasi korban. Karena saat kita lakukan pemeriksaan tidak ditemukan identitas korban,” kata Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sugiarto, Selasa (12/6).

Di dalam kamar mandi itu ditemukan helm dan sebilah pisau berukuran cukup besar yang terletak di sisi kiri kamar mandi. Didik menyatakan pisau tersebut telah dijadikan barang bukti oleh penyidik dari Polresta Depok.

Perihal dugaan bunuh diri karena pintu keadaan terkunci dari dalam, ia belum dapat memastikan hal tersebut.

“Tim sedang bekerja, untuk kita menganalisa apakah peristiwa ini merupakan peristiwa bunuh diri atau peristiwa tindak pidana,” jelasnya. Ia berharap keberadaan sekira 15 CCTV di dekat lokasi kejadian dapat membantu penyidikan kasus.

Didik juga mengimbau warga yang memiliki atau mengetahui pemilik sepeda motor yang diduga digunakan pelaku untuk menuju ke SPBU untuk datang ke Polresta Depok.

Dikatakannya, kepemilikan sepeda motor Vario 125 berwarna putih dengan nomor polisi B 3578 EXC menjelaskan sosok pria yang tewas. Ia menduga korban yang ditemukan tewas sekitar pukul 21.30 WIB berusia antara 30 hingga 40 tahun.

Ditemui di tempat yang sama, Riki selaku pegawai SPBU Kartini mengatakan tidak mengenal sosok korban.

“Enggak kenal, tapi mungkin pernah ke sini beberapa kali makannya milih bunuh diri di sini. Kalau dilihat dari plat nomor motor yang tadi juga kan dari Depok,” duga Riki. Hal serupa juga dikemukakan pegawai SPBU Kartini lainnya, yakni Abdul Fatah yang juga tidak ingat pernah melihat korban datang ke SPBU. (rub)

You may also read!

150 Pelajar Diare Massal, Dinkes Depok: Tunggu Hasil Lab 14 Hari

DEPOK – Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Pondok Duta, tengah dirundung musibah. Sejak Rabu (10/10) hingga kemarin, sekolah di

Read More...

Depok Masuk 10 Besar Smart Sanitation

DEPOK – Warga Depok mesti tahu ini. Ternyata kemarin, Kota Depok masuk 10 nominasi Smart Sanitation Award 2018 (SSA)

Read More...

Kajian Ganjil-Genap Depok Lelet

DEPOK – Gaung penerapan sistem ganjil-genap di Jalan Margonda Raya, saat weekend sabtu dan minggu sepertinya hanya angan-angan saja.

Read More...

Mobile Sliding Menu