Tiket Mudik Mahal Banget

In Utama
AHMAD FAHCRY/RADAR DEPOK
MEMBELI TIKET : Para pemudik di Kota Depok saat akan membeli tiket di pool bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di kawasan Jalan Margonda Raya saat akan mudik ke kampung halaman.

DEPOK – H-4 Lebaran, harga tiket mudik sejumlah jurusan ke kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur mulai mengalami kenaikan, bahkan mencapai seratus persen. Hal tersebut terpantau di sejumlah titik keberangkan agen perjalanan bus di Kota Depok, kemarin (11/6).

Pelaksana Harian Agen Depok PO Sinar Jaya, Bambang menyebutkan, kenaikan harga tiket mudik terus mengalami kenaikan. Walau pun pihaknya tetap menerapkan tarif atas dan bawah.

“Ke Yogyakarta Rp300 ribu, untuk kelas bisnis ke Pekalongan Rp160 ribu. Paling banyak dicari kelas bisnis, tetapi eksekutif juga banyak,” kata Bambang kepada Radar Depok.

Pada lonjakan penumpang ini lanjut Bambang, PO Bus Sinar Jaya Depok memberangkatkan 25 bus setiap harinya. Lonjakan penumpang bisa dua kali lipat.

“Kalau lancar bisa mencapai 25 bus lebih dengan tujuan yang sama. Yang dituju pemudik yaitu ke Slawi, Pekalongan, Purwokerto, Bobotsari, Wonosobo, Yogyakarta, Yogyakarta, Gemolong Via, dan Purwodadi,” terang Bambang.

Tetapi, jumlah bus bisa berkurang jika kemacetan parah terjadi di jalur mudik. Biasanya macet di Cikunir dan Bekasi Timur. “Karena bus terjebak macet dmua di jalan, enggak bisa kembali ke Depok,” jelasnya.

Sementara itu, antrean pemudik juga terlihat di sejumlah loket penjualan tiket bus di Jalan Raya Bogor, tepat samping lampu merah Simpangan Depok.

Di agen bus Harapan Jaya, penjaga loket Warsini mengatakan, memasuki musim mudik lebaran tahun ini terjadi lonjakan penumpang yang tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

“Sejak tanggal 9 kemarin, paling sedikit ada 30 orang pembeli tiket mudik. Padahal tahun lalu H-3 lebaran baru bisa rame,” tutur Warsini kepada Radar Depok, kemarin (11/6).

Selain lonjakan penumpang, harga tiket bus pun ikut merangkak naik. Tak tanggung – tanggung, lonjakan harga tiket lebih dari 100 persen dibanding harga tiket sebelum bulan puasa.

“Tiket bus juga naik, misalnya bus Santoso jurusan Jogja–Wonosari, sebelum puasa masih Rp180 ribu, sekarang sudah Rp450 ribu,” ungkap Warsini.

Namun, Warsini tidak menyebutkan alasan secara pasti penyebab melonjaknya harga tiket. Dia hanya menyimpulkan, sudah menjadi suatu yang lumrah bila musim mudik harga tiket bus naik.

Sementara itu, seorang penumpang Sumarno, warga Beji yang hendak mudik bersama istrinya ke Jogja, Wates mengaku tidak merasa terbebani dengan kenaikan harga tiket tersebut. Menurutnya dia sudah mempersiapkan dana sejak jauh hari karena sudah memprediksi akan terjadi kenaikan harga tiket.

“Melonjaknya harga tiket sudah biasa menjelang lebaran kaya sekarang ini, apa lagi musim mudik. Saya milih transportasi bus karena tiket kereta sudah habis, kalau naik pesawat terlalu mahal buat saya,” pungkasnya.(rub/dra)

You may also read!

21 Ban Bus Deborah Digarong

DEPOK – Po Deborah kehilangan 21 ban bus baru di Jalan KSU, Sabtu (18/8) sekira pukul 04:07 WIB. Namun

Read More...

Miras Rp252 Juta Diratakan di Balaikota Depok

DEPOK – Pemabuk Kota Depok harus puasa alkohol sejak Mei-Agustus. Keladinya kemarin, sebanyak 10.108 botol miras dan 40 kantong

Read More...

Pemkot Depok Serahkan Rp400 Juta Untuk Lombok

DEPOK – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, menyalurkan bantuan kepada korban bencana gempa bumi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat

Read More...

Mobile Sliding Menu