Nganggung Dulang, Wujud Tradisi Semangat Gotong-royong Masyarakat Bangka Belitung

In Satelit Depok
RAMA SAKTI/RADAR DEPOK
KEBERSAMAAN: Jamaah Musala Al-Badar, Kelurahan Selindung, Kecamatan Gabek, melaksanakan tradisi nganggung dulang usai Salat Idul Fitri.

PANGKALPINANG – Tradisi nganggung dulang masih dijaga masyarakat Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung. Usai melaksanakan Salat Idul Fitri tadi pagi, puluhan jamaah Musala Al-Badar RW01, Kelurahan Selindung, Kecamatan Gabek, berbondong-bondong membawa makanan dari rumah.

Tua, muda, dan laki-laki duduk bersama di lantai musala sambil menyantap berbagai menu makanan yang dihidangkan.

“Bukan hanya habis Salat Idul Fitri, tradisi ini (nganggung dulang, red) dilakukam setiap hari besar Islam seperti Maulid Nabi atau Isra Mikraj,” kata Bagas Prayoga, salah seorang jamaah.

Nganggung adalah tradisi membawa makanan lengkap di atas dulang yang ditutup dengan tudung saji berwarna merah dan bermotif.

Di dalamnya biasanya berisi nasi, lauk-pauk, buah-buahan, dan juga aneka kue. Sedangkan dulang adalah talam atau nampan yang biasanya terbuat dari kuningan dan bentuknya bulat.

“Tradisi nganggung merupakan wujud semangat gotong-royong antarwarga. Tradisi ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sesama warga, supaya tercipta kerukunan dan kedamaian,” katanya. (ram

You may also read!

Pedagang dan Pemkot Depok Lawan Petamburan

DEPOK – Akhirnya pedagang dan Pemkot Depok bersatu melawan PT Petamburan Jaya Raya (PJR). Selasa (18/9), sejumlah pedagang Pasar

Read More...

Satu ASN Depok Akan Dipecat

DEPOK – Menindaklanjuti kesepakatan bersama menteri, yang tertuang dalam surat Nomor 182/6597/SJ, Nomor 15 Tahun 2018, dan Nomor 153/KEP/2018.

Read More...

PLN TJBB Depok Diontrog Karyawan Kontrak

DEPOK – Ratusan pegawai kontrak tiba-tiba ingin merangsek masuk kantor PT PLN (persero) Transmisi Jawa Bagian Barat (TJBB), Kelurahan

Read More...

Mobile Sliding Menu