Minim Penerangan Jalan Gas Alam, Kota Depok Rawan

In Satelit Depok, Wilayah Depok
IST FOR RADARDEPOK
REMANG: Jalan Gas Alam di Kecamatan Cimanggis, minim lampu penerangan. Kondisi ini cukup membahayakan bagi pengguna jalan.

DEPOK – Suasana remang mencekam sering dirasakan para pengguna jalan yang melintas di Jalan Gas Alam, Kecamatan Cimanggis, ketika di malam hari. Meski berada tak jauh dari Jalan Tol Cinere–Jagorawi (Jagorawi), tidak lantas membuat Jalan Gas Alam mendapat perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

Lampu penerangan jalan umum (PJU) yang seharusnya terpasang guna menerangi jalan justru tidak terlihat satupun di Jalan Gas Alam yang mengarah ke Jalan Raya Bogor maupun sebaliknya.

Untuk membantu penglihatan, pengendara yang melintas sepenuhnya bergantung pada pencahayaan lampu kendaraan dan kios yang berada di sekitar jalan.

“Ini memang sudah lama nggak ada penerangannya. Kalau yang arah masuk pintu tol memang ada lampu jalannya, tapi kalau yang ke arah Jalan Juanda nggak ada. Baru ada penerangan pas mau keluar ke Gas Alam,” kata Bagus (35), warga sekitar yang kebetulan melintas.

Tidak hanya penerangan, lubang di sepanjang jalan kian membahayakan pengendara yang melintas.

Pengendara motor yang melintas tampak berusaha mengemudikan kendaraan ke arah bagian jalan yang lubangnya tidak terlampau dalam guna menghindari rusaknya jalan. Kondisi tersebut tentunya mengancam keselamatan mengingat jalan yang berukuran tidak terlalu besar tersebut dilalui dua arah kendaraan.

Eko (28) warga Kelurahan Curug, Cimanggis, mengaku kesulitan saat menghindari lubang. Bukan merupakan hal baru bagi warga yang kerap melintas.

“Lubangnya banyak, nggak ada penerangan. Ibaratnya nggak mungkin juga kita bisa hafal pasti lokasi lubang yang dalam, kan lubangnya banyak. Paling kita cuman tahu patokan jalan mulai berlubang,” ujarnya.

Serupa dengan keberadaan lampu penerangan jalan, kondisi jalan akan mulai membaik ketika beberapa ratus meter sebelum masuk ke Jalan Raya Bogor.

Menurut Eko, warga sekitar pernah mempertanyakan kenapa perbaikan jalan tidak merata kepada pekerja yang bertugas memperbaiki. “Ya kita nggak dapat jawaban yang jelas, percuma juga ditanya,” katanya. (dra)

You may also read!

Ina 3 Tahun, Tajudin-Aulia 15 Bulan

BANDUNG – Akhirnya kasus rasuah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Sukamaju, Cilodong finish. Rabu (19/9), Agustina Tri

Read More...

Satpol PP Kota Depok Tertibkan 71 Pedagang Liar Jalan Mawar

DEPOK – Sedikitnya 71 pedagang kaki lima (PKL) dan bangunan liar (Bangli), di belakang Pasar Depok Jaya dibongkar, kemarin.

Read More...

Petugas Kesehatan Se-Depok Dilatih Heat Plus

DEPOK – Petugas kesehatan di 35 Puskesmas se-Depok, dapat ilmu baru dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKMUI). Ilmu

Read More...

Mobile Sliding Menu