Kolak Berbagai Toping dari Sukmajaya, Kota Depok

In Satelit Depok, Wisata dan Kuliner
IMMAWAN/RADAR DEPOK
INCARAN: Nurhayati yang menjual kolak khas Bulan Ramadan di Jalan Sentosa Raya, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya.

DEPOK – Kolak telah menjadi menu makanan khas Bulan Ramadan. Di luar Bulan Ramadan, kolak merupakan panganan yang langka dan sulit dicari. Namun, pasti mudah menemukan penjual takjil yang menjajakan kolak di pinggir jalan selama Bulan Ramadan. Terutama pada waktu menjelang berbuka puasa.

Seperti yang dilakukan oleh Nurhayati, penjual takjil di Perempatan Merdeka, Jalan Sentosa Raya, Kelurahan Abadijaya. Nurhayati yang mengaku berjualan kolak setiap Bulan Ramadan ini, menawarkan kolak dengan jenis topping yang bervariasi.

Bila umumnya kolak menggunakan pisang sebagai campuran utamanya, tidak demikian dengan Nurhayati yang biasa disapa Bu Haji Indra ini. Selain pisang, Ia menawarkan pilihan kolak dengan campuran utama ubi,  candil, pacar cina, ketan hitam, atau bubur sum-sum.

Menurut Nurhayati, konsep utama kolaknya tetap menggunakan gula merah dan santan. Namun, campurannya saja yang berbeda.

“Menyesuaikan dengan selera orang yang berbeda-beda,” tutur Nurhayati kepada Radar Depok. Untuk harga, kata Nurhayati, dia mematok kolak dagangannya Rp6.000 per porsi. Selain kolak, Nurhayati yang berjualan mulai pukul 13:00 ini juga menjual takjil seperti gorengan dan lontong. (mg2)

You may also read!

Polisi Dalami Diare Massal Siswa SDIT Pondok Duta Depok, Air Diduga Tercemar Bakteri E-coli

DEPOK – Pihak kepolisian mendatangi Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Pondok Duta, kemarin untuk menindaklanjuti petaka diare yang dialami

Read More...

Korban Cijago Minta SPHH Dicabut

DEPOK – Merasa tidak mendapat keadilan di Kota Depok, warga terdampak pembebasan lahan Jalan Tol Cijago di Kelurahan Kukusan,

Read More...

BNN: Depok Market Peredaran Narkoba

DEPOK – Peredaran narkoba di Kota Depok sangat masif. Rumah kos dan hotel menjadi tempat favorit untuk memakai barang

Read More...

Mobile Sliding Menu