Jelang Idul Fitri, Harga Daging Sapi Tak Tentu

In Utama
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
TAK LEKANG DITELAN ZAMAN: Pedagang dan warga sedang melakukan aktivitas jual beli di Pasar Depok Jaya, Jalan Nusantara Raya, Kecamatan Pancoranmas.

JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno tidak menampik jika jelang perayaan Idul Fitri masih ada pedagang yang sengaja memainkan harga daging sapi.

Sandi yang sempat melakukan sidak ke sejumlah pasar tradisional di Jakarta bahkan mengaku menemukan adanya unsur kesengajaan yang dilakukan pedagang yang menaikkan harga daging di pasaran.

“Memang ada beberapa pedagang masih coba menaikkan (harga) karena ini kan injury time, karena mereka bilangnya ya ‘cuma setahun sekali pak’,” kata politikus Partai Gerindra itu.

Meski demikian, Sandi mengklaim jika harga pangan tahun ini cenderung stabil dibandingkan tahun sebelumnya.

Pihaknya berjanji akan lebih memerhatikan daging sapi yang menjadi favorit masyarakat sebagai menu berlebaran ini. Salahsatunya dengan kembali melancarkan program stabilitas pangan.

“Tapi jangan sampai mendistorsi bahwa keadaan pangan itu tidak stabil, justru berdasarkan data-data yang ada tahun ini harga pangan lebih stabil dari tahun kemarin,” sebut Sandi.

Lagipula, sebut Sandi, lonjakan harga daging sapi itu juga lantaran jenis sapi yang bermacam-macam sehingga turut memengaruhi harga jual di pasaran.

“Di beberapa tempat memang harganya lain karena jenis dagingnya juga lain. Jenis sapi juga lain, yang kita pantau kemarin harga stabilnya dikisaran Rp120 ribu (per kg), seperti di Pasar Senen,” ungkapnya.

Sementara itu, para pedagang daging sapi maupun ayam potong mengaku kenaikan harga juga dikarenakan stok yang terus menipis.

“Untuk daging sapi sekilo sekitar Rp140 ribu dari harga sebelumnya Rp120 ribu,” sebut Wawan, seorang penjual daging sapi di Pasar Slipi Jaya, Jakarta Barat.

Diakui Wawan, kenaikan harga telah terjadi sejak H-3. “Namanya juga jelang lebaran pasti naik lah,” imbuhnya.

You may also read!

Bos First Travel Tak Hadir, Sidang Ditunda Jamaah Kecewa

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Puluhan jamaah korban First Travel kecewa, setelah Pengadilan Negeri (PN) Depok menunda sidang gugatan jamaah First

Read More...

Sehari 20 Pasutri Cerai Periode Januari-Februari 596 Kasus

RADARDEPOK.COM, DEPOK–Pasangan suami istri (Pasutri) di Kota Depok, sangat mudahnya bilang cerai. Terbukti kemarin, baru medio Januari-Februari 2019 sudah

Read More...

350 PJU Dikendalikan Dari Jauh

RADARDEPOK.COM, DEPOK–Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, terus membenahi fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalan protokol. Tidak sekedar PJU,

Read More...

Mobile Sliding Menu