Ganjil-Genap Tidak Berlaku

In Utama
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
PENERAPAN GANJIL GENAP : Sejumlah kendaraan berpelat nomor genap memasuki Gerbang Tol Cibubur 2 saat berlangsungnya penerapan sistem ganjil genap di Tol Jagorawi beberapa waktu lalu.

DEPOK – Kebijakan ganjil genap di Pintu Tol Bekasi antara lain pintu tol Barat dan Timur, Cibubur, Kunciran, Tangerang dan Karawaci selama masa cuti bersama Lebaran yaitu tanggal 11-14 Juni dan 18-20 Juni 2018 otomatis tidak berlaku.

Kepala Humas Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Budi Rahardjo mengatakan, sistem ganjil-genap di titik pintu tol yang sudah diterapkan tidak berlaku selama cuti bersama berdasarkan dengan payung hukum kebijakan tersebut.

Yaitu Peraturan Menteri Perhubungan PM Nomor 18 Tahun 2018 dan PM Nomor 36 Tahun 2018 disebutkan bahwa kebijakan tidak berlaku selama hari libur nasional. Cuti bersama lebaran 2018 merupakan hari libur resmi yang ditetapkan pemerintah melalui Keppres Nomor 13 Tahun 2018.

“Dengan demikian dapat diperlakukan sama dengan hari libur nasional yang memungkinkan kebijakan ganjil genap sementara tidak berlaku,” kata Budi kepada Radar Depok, kemarin (12/6).

Kebijakan ganjil genap sebagaimana tersebut di atas merupakan bagian dari paket kebijakan penanganan kemacetan di Tol Jakarta Cikampek (ruas Bekasi-Jakarta), Tol Jagorawi (ruas Cibubur-Jakarta) serta Tol Jakarta-Tangerang yang dikeluarkan BPTJ Kementerian Perhubungan.

Penerapan kebijakan yang dilakukan mulai 12 Maret 2018 di Tol Jakarta Cikampek menyusul kemudian Jagorawi dan Jakarta – Tangerang berlaku setiap Senin-Jumat pukul 06.00 – 09.00 WIB kecuali hari libur nasional.

“Selain kebijakan ganjil genap diberlakukan pula kebijakan pembatasan angkutan barang (gol III, IV, V) khusus untuk Tol Jakarta – Cikampek dan Tol Jakarta – Tangerang (Cikupa-Tomang),” bebernya.

Sementara itu untuk penerapan Lajur Khusus Angkutan Umum (LKAU) diberlakukan baik di Tol Jakarta–Cikampek (Bekasi–Jakarta), Tol Jagorawi (Bogor–Pasar Rebo) maupun Tol Jakarta–Tangerang (Tangeran–Kebon Jeruk).

Dengan demikian mengingat satu paket, maka pemberlakukan kebijakan pembatasan angkutan barang (III, IV, V) serta pemberlakuan Lajur Khusus Angkutan Umum (LKAU) sebagaimana tersebut diatas juga tidak berlaku selama cuti bersama lebaran.

Namun perlu dibedakan bahwa kebijakan pembatasan angkutan barang (III, IV, V) yang terkait dengan penyelenggaran angkutan lebaran secara nasional diatur tersendiri oleh Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.

Jadi sambung dia, tidak terkait dengan kebijakan pembatasan angkutan barang (III, IV, V) yang menjadi lingkup paket kebijakan penanganan kemacetan wilayah Jabodetabek oleh BPTJ.

“Selesai masa cuti bersama lebaran yaitu mulai tanggal 21 Juni 2018 paket kebijakan penanganan kemacetan di jalan tol sebagaimana tersebut di atas efektif diberlakukan kembali seperti biasa,” pungkasnya. (irw)

You may also read!

Polisi Dalami Diare Massal Siswa SDIT Pondok Duta Depok, Air Diduga Tercemar Bakteri E-coli

DEPOK – Pihak kepolisian mendatangi Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Pondok Duta, kemarin untuk menindaklanjuti petaka diare yang dialami

Read More...

Korban Cijago Minta SPHH Dicabut

DEPOK – Merasa tidak mendapat keadilan di Kota Depok, warga terdampak pembebasan lahan Jalan Tol Cijago di Kelurahan Kukusan,

Read More...

BNN: Depok Market Peredaran Narkoba

DEPOK – Peredaran narkoba di Kota Depok sangat masif. Rumah kos dan hotel menjadi tempat favorit untuk memakai barang

Read More...

Mobile Sliding Menu