2019 Terminal Jatijajar Beroperasi

In Satelit Depok, Wilayah Depok
Ahmad Fachry/Radar Depok
RUSAK: Beberapa fasilitas di Terminal Jatijajar tampak tidak terawat setelah bertahun–tahun kurang mendapat perhatian dari pemerintah.

TAPOS – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memastikan Terminal Jatijajar di Jalan Raya Bogor, Kecamatan Tapos, akan beroperasi pada 2019.

“Tahun 2019 sudah bisa dioperasikan. Semua pol bus besar antar kota maupun provinsi masuk di Terminal Jatijajar,” kata Walikota Depok, Mohammad Idris, belum lama ini.

Terminal Jatijajar di Jalan Bogor tersebut merupakan terminal tipe A. Pemkot Depok telah menyerahkan aset terminal tersebut kepada Pemerintah Pusat yakni Badan Pengelolaan Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

“”Dua bulan lalu sudah diserahkan ke Pemerintah Pusat dalam hal ini Kemenhub. Baru menyerahkan aset terminal kepada pemerintah pusat dikarenakan adanya masalah administrasi,” kata Idris.

Namun, Idris tidak menjelaskan keseluruhan apa masalah tersebut hingga Terminal Jatijajar tersebut sudah hampir delapan tahun belum dioperasikan.

“Penyerahan aset ke pusat diharapkan bisa membangun jembatan Terminal Jatijajar untuk exit. Karena jembatan belum dibangun,” terangnya.

Pembangunan jembatan exit dikabarkan akan dibangun tahun ini. Sehingga, 2019 Terminal Jatijajar bisa beroperasi mengingat Kota Depok hanya memiliki terminal terpadu di Jalan Raya Margonda untuk transit bus antar kota maupun provinsi.

“Dianggarkan tahun ini pun pemenang tendernya sudah ada tinggal dibangun jembatan exit,” tegas dia.

Mendengar kabar tersebut, warga Depok, khususnya yang bermukim di sekitaran terminal Jatijajar nampak antusias dan tak sabar menanti beroperasinya terminal yang sudah sejak lama dinanti warga Kota Depok.

Seperti Erfan Sander (23) misalnya. Warga Kelurahan Cilodong tersebut merasa senang mendengar kabar bahwa kemungkinan tahun depan terminal Jatijajar sudah dapat beroperasi.

“Senang banget kalau tahun depan terminal itu udah bisa beroperasi, saya gak harus jauh–jauh ke terminal transit yang ada di dekat Kantor Balaikota sana untuk mengejar bus,” ujar Erfan yang bekerja di daerah Tanjung Priok.

Sementara itu, Sarif Kodon, warga Kelurahan Tapos, mengaku turut senang dengan diaktifkanya terminal tersebut.

Sarif lebih melihat kepada peluang usaha yang lebih luas bagi warga Depok khusunya Kecamatan Tapos yang akan terbuka lebar dengan dibukanya terminal tersebut. Karena menurutnya, dengan adanya terminal di sana, akan banyak lapangan usaha yang bisa dikembangkan masyarakat sekitar.

“Minimal warga bisa membuka usaha warung makan, warung rokok, atau usaha–usaha lain. Tentunya harus sesuai dengan prosedur yang berlaku dan tidak jadi lapak liar,” ujarnya. (dra)

You may also read!

Farabi Tunggu ‘Dilamar’

RADARDEPOK.COM, DEPOK –Lima kursi di parlemen membuat Golkar Depok memiliki bargening position yang bagus menghadapi Pilkada Kota Depok pada

Read More...

Koruptor Ditangkap di Raffles Hills

RADARDEPOK.COM, DEPOK-Perumahan Raffles Hills, Blok 3 nomor 16, Keluarahan Harjamukti, Cimanggis jadi tempat bersembunyi koruptor. Kemarin, mantan anggota DPR

Read More...

Karyawan Membandel, Potong Gaji

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Meski memiliki banyak rintangan, pembangunan jalan tol penghubung antara Jakarta, Depok sampai Kabupaten Bogor harus tetap

Read More...

Mobile Sliding Menu