Simpatisan ISIS Ditangkap Lagi

In Utama
IST/NET
DIPERIKSA: FH diperiksa Polres Sijunjung, usai diamankan oleh tim Densus 88 Antiteror.

DEPOK – Seorang simpatisan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), FH (40) diamankan tim Densus 88 Antiteror, di salah satu bengkel kawasan Pasar Jumat Nagari Muaro Sijunjung, Kecamatan Sijunjung, Sumatera Barat. FH diketahui merupakan warga Kemirimuka Kecamatan Beji, Kota Depok.

Kapolres Sijunjung, AKBP Imran Amir menyebutkan, setelah diperiksa selama 12 jam oleh Densus 88 sejak Selasa (22/5) malam, FH dipastikan seorang simpatisan ISIS.

“Hasil pemeriksaan, FH ini simpatisan ISIS. Tapi, tidak terkait jaringan aksi teroris,” kata Imran kepada wartawan di Mapolres Sijunjung, kemarin (23/5).

Imran juga mengatakan bahwa FH pernah ditangkap petugas Polresta Depok pada 2014 silam. “Ya, FH diamankan karena mengibarkan bendera ISIS di kediamannya,” tutur Imran.

Saat ini, FH masih berada di Mapolres Sijunjung. Rencananya, FH akan segera dipulangkan pada pihak keluarganya ke Kota Depok. “FH tidak bisa diproses. Sebab, tidak ditemukan unsur pidananya,” katanya.

Sebelumnya, FH sendiri diamankan petugas Polres Sijunjung, Selasa (22/5). Ia ditangkap karena dugaan terorisme yang wajahnya sudah viral di pesan berantai WhatsApp. “FH ini ditangkap petugas saat berada di sebuah bengkel,” bebernya.

FH diduga sebagai pria yang fotonya ramai diperbincangkan di media sosial karena diduga membawa bom ke Padang, Sumatera Barat. Namun, dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan barang-barang bermuatan bom yang dibawa pelaku. Polisi hanya menemukan gunting, obat-obatan, paku, kunci, dan bendera ISIS dalam tas yang dibawa pelaku. Tidak ada yang berhubungan dengan bahan pembuat bom.

Imran menuturkan, pada Selasa sore, pihaknya mendapat laporan terkait pria terduga teroris yang sedang viral di media sosial. Kasat Lantas bersama Kasat Narkoba dan dua orang lainnya menuju tempat kejadian.

“Dari hasil pemeriksaan yang bersangkutan mengaku simpatisan ISIS. Tinggal di Depok dan hanya melakukan perjalanan ke Sumatera Barat menggunakan sepeda motor sendirian,” ungkapnya.

Terpisah, polisi di Depok segera menelusuri profil FH begitu mendapat kabar bahwa pria itu ditangkap di Sijunjung. Aparat memeriksa rumah dan keluarganya di kawasan Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji, Kota Depok.

Menurut polisi berdasarkan keterangan keluarga, mereka sebenarnya sudah cukup lama tak berkomunikasi dengan FH. Selain karena berkepribadian tertutup, FH juga dikenal temperamental. “Sehari-hari dagang es krim keliling. Kalau kata keluarganya, dia itu keras kepala,” kata Kapolsek Beji, Kompol Yenni.

Pada 2014, FH memang ditangkap polisi di Depok. Polisi menemukan sejumlah atribut seperti bendera yang diyakini terkait dengan kelompok ISIS, lengkap dengan seragam militer. Namun ia akhirnya dibebaskan dengan catatan wajib lapor dan dalam pengawasan petugas. (rcc/JPC/kcm/**)

You may also read!

Analis Sebut Ganjil-Genap Bagus

DEPOK – Ganjil-genap di Jalan Margonda Raya saat sabtu dan minggu, dianggap sangat tepat. Adanya penerapan sistem tersebut akan

Read More...

Siluet Presiden Bertebaran di Kampung Lio Depok

DEPOK – Jangan sekali-kali melupakan sejarah. Mungkin itu pesan yang disampaikan warga Kampung Limo, via gambar siluet. Menyambut hari

Read More...

Suami Lakoni Delapan Adegan Bunuh Istri

DEPOK – Warga di Jalan Ciherang, Kelurahan Sukatani, Tapos, tepatnya di kontrakan tempat Risma Sitinjak tewas, ramai dipadati warga.

Read More...

Mobile Sliding Menu