Sikap Universitas Pancasila atas Aksi Teror

In Politika
RICKY /RADAR DEPOK
PERNYATAAN SIKAP : Rektor Universitas Pancasila Wahono Sumaryono Didampingi Jajaran Dekan saat Menyampaikan Pernyataan Sikap di Gedung Rektorat UP Jalan Raya Lenteng Agung Timur No.56-80, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Civitas Akademika Universitas Pancasila (UP) mengutuk keras aksi teroris di Mako Brimob Depok, Kota Surabaya, Sidoarjo dan Riau yang mengakibatkan korban jiwa termasuk anak-anak sebagai generasi penerus yang tidak bersalah.

Laporan : Ricky Juliansyah

Maraknya aksi teror yang terjadi di Indonesia membuat prihatin akan aksi radikal tersebut. Tidak sedikit yang marah, mengecam bahkan mengutuk perbuatan yang dilakukan jaringan teroris di nusantara.

Tidak terkecuali dengan Universitas Pancasila yang menjunjung nilai-nilai Pancasila, baik dalam kegiatan akademik maupun non akademik di lingkungan kampus mereka.

“Perbuatan teroris tersebut sangatlah bertentangan dengan nilai-nilai luhur Pancasila, norma agama, norma hukum dan budaya bangsa Indonesia yang cinta damai dan antikekerasan,” kata Rektor Universitas Pancasila Wahono Sumaryono dalam pernyataan sikapnya di Gedung Rektorat UP Jalan Raya Lenteng Agung Timur No.56-80, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Ia melanjutkan Civitas Akademika Universitas Pancasila selaku insan akademik yang selalu menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Pancasila menyampaikan rasa keprihatinan yang sangat serius sekaligus duka cita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh korban aksi teror tersebut beserta keluarganya.

“Untuk itu, kami mendukung pemerintah dan aparat penegak hukum mengambil langkah dan tindakan tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk menyelesaikan dan mengungkap aksi teror tersebut secara tuntas agar di kemudian hari tidak terulang,” paparnya.

Karenanya, lanjut Wahono, pihaknya mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersatu dan bersama-sama melawan aksi teror, radikalisme, serta upaya pihak lain yang ingin mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

“Kami mengajak seluruh Civitas Akademika Universitas Pancasila secara bersama-sama menjaga Universitas Pancasila bersih dan bebas dari ajaran radikalisme serta ajaran lainnya yang tidak sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila, norma agama, norma hukum dan budaya bangsa Indonesia,” ucap Wahono.  (*)

You may also read!

Suami di Depok Cekik Istri Hingga Tewas

DEPOK – Yerimia terbilang sadis terhadap istrinya Risma Sitinjak. Pria berusia 28 tahun itu mencekik Risma hingga tewas, di

Read More...

Luas Tanah Pasar Kemirimuka Depok SK Gubernur dan SHGB Beda

DEPOK – Ada fakta baru yang disajikan dalam pembacaan replik di sidang gugatan Derden Verzet, di Pengadilan Negeri (PN)

Read More...

Hewan Kurban Sehat Diberi Tanda Pin

DEPOK – Jelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Depok memeriksa hewan kurban di

Read More...

Mobile Sliding Menu