Poliandri Penculik Bayi Aditya di Depok

In Metropolis
RUBIAKTO/RADAR DEPOK
TERTANGKAP: Jumiati (50) pelaku penculikan terhadap Bayi Aditya berhasil diamankan Polresta Depok, dirinya diancam 15 tahun penjara.

DEPOK – Jumiati terus menyesali perbuatannya, karena sang suami tidak setuju kalau dia ingin mengadopsi anak hasil penculikan. Saat memberi keterangan di Polresta Depok, air mata jperempuan bnerusia 50 tahun ini terus menetes, dengan tujuan menyenangkan suami malah berujung bui.

Keinginan memiliki anak sangat besar, belum lagi dari pernikahan yang keduanya Jumiati belum bisa menghadiahkan anak ke suaminya, meskipun Jumiati telah memiliki 3 anak dari suami pertamanya.

Jumiati sempat hamil dari suaminya, namun keguguran dalam usia kandungan tujuh bulan. Niat untuk menculik Aditya sudah direncanakan, ketika ibu korban sering membawa bayi ke sekolah.

Kebetulan, anak korban dan pelaku satu sekolah di SD. Sejak itu Jumiati sudah membaca keseharian korban. Hingga akhirnya Jumiati melakukan penculikan saat otang tua Aditya sedang pergi 15 menit ke warung, di rumah kontrakannya Jalan Flamboyan VI, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Jumat (27/4).

Jumiati, sempat mengajak Aditya ke rumahnya untuk meminta ijin kepada suaminya untuk mengadopsinya. “Rencana saya mau adopsi anak, tapi sama suami tidak boleh dengan alasan anak orang lain. Disitu saya merasa bersalah atas perbuatan yang telah saya lakukan memisahkan bayi dari orangtuanya,” kata Jumiati kepada Harian Radar Depok.

Karena tidak diijinkan suaminya, bukan mengembalikan kepada orang tuanya Jumiati malah menitipkan bayi tersebut ke tetangga lamanya, Us untuk dirawat, di kontrakannya Jalan Maliki 2, RT 4/2, Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya. Sampai akhirnya Aditya berhasil di temukan, Senin (30/4) pukul 08:00 WIB.

“Alasan saya lagi repot karena banyak kerjaan bayi kita titipkan ke Us dengan alasan itu anak saya,” katanya.

Kapolresta Depok, Komisaris Besar Polisi Didik Sugiyarto mengungkapkan, dari hasil penyelidikan sementara, motif tersangka adalah ingin menguasai anak dengan alasan, agar lebih disayang oleh suami yang kedua. “Jadi perlu diketahui, yang bersangkutan ternyata memiliki dua orang suami (Poliandri). Nah motif dia menculik karena ingin disayang suami yang kedua,” katanya.

Didik juga menjelaskan, kedua pria itu tidak tahu jika Jumiyati memiliki dua suami. Atas ulahnya itu, Jumiyati pun terancam dengan jeratan pasal Undang-undang Perlindungan Anak. “Tim penyidik menerapkan pasal 330 kemudian kita alternatifkan ke pasal 83 junto pasal 76 huruf F undang-undang nomor 35 tahun 2014 yang ancamannya 15 tahun, tentang perlindungan anak,” tegas Kapolres.(rub)

You may also read!

Pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata

DEPOK – Walikota Depok Mohammad Idris menerima kunjungan kerja Komisi X DPR RI. Di hadapan Komisi X DPR RI,

Read More...

Silaturahmi, Lurah Mustakim Kunjungi Posyandu

CIPAYUNG – Berkunjung langsung ke warga terus dilakukan Lurah Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Mustakim. Semenjak menjadi pejabat wilayah setempat,

Read More...

Beli Kacamata Peduli Sesama

DEPOK – Optik Go Max yang hadir di Depok Town Square lantai dasar tak hanya menyuguhkan aneka produk kacamata

Read More...

Mobile Sliding Menu