PLN Depok Gandeng Kejari

In Metropolis
IST FOR RADARDEPOK
KOMPAK : Manajer PLN Area Depok, Putu Eka Astawa dan Kejari Depok, Sufari saat menandatangani kesepakatan kerjasama antara kedua belah pihak.

DEPOK – Tidak mau tersandung masalah hukum saat menjalankan proyek trategis. Belum lama, PT. PLN Area Depok dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok, menandatangani perjanjian penanganan permasalahan hukum perdata dan tata usaha negara di Kantor Kejaksaan Negeri Depok. Penandatanganan dilakukan, Manajer PT PLN (Persero) Putu Eka Astawa dengan Kajari Depok, Sufari.

Menurut Sufari PLN adalah BUMN yang sangat strategis, karena saat ini diamanahkan negara dalam proyek strategis 35.000 MW. Sehingga menjadi penghormatan jika Kejari dilibatkan untuk membantu dan mengawal dalam melaksanakan percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

PLN membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, salah satunya adalah melalui kerjasama dengan Kejari. “Semoga kerja sama ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh manajemen PLN Area Depok. Sehingga tidak ada keraguan dalam mengambil keputusan,” kata Sufari kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Terpisah, Manajer PLN Area Depok, Putu Eka Astawa menyatakan, ini adalah bentuk transparasi, serta bentuk kehati-hatian PT. PLN, sehingga kerjasama dengan Kejari dibutuhkan. “Kami juga ucapkan terima kasih untuk Kejaksaan yang sangat mendukung dan mengawal dengan baik program PLN yang saat ini tengah kami kerjakan,” katanya.

Dia menambahkan, untuk menyediakan listrik bagi seluruh masyarakat khususnya di kKota Depok, PLN mendapat penugasan dari PLN Distribusi Jawa Barat untuk menjaga kehandalan listrik serta untuk memenuhi pertumbuhan listrik di Kota Depok.

Dalam menjalankan tugas itu, PLN membutuhkan dukungan dari Kejaksaan Negeri Depok khususnya Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Kejaksaan ini selaku Jaksa Pengacara Negara (JPN), membantu memberikan legal opinion, bantuan hukum, dan bantuan hukum lainnya di bidang perdata dan tata usaha negara.

“Melalui kesempatan itu pula, PLN menyampaikan kendala yang dihadapi terkait tertundanya pendapatan PLN yang disebabkan oleh tunggakan listrik, masalah perijinan pembangunan infrastruktur kelistrikan, dan hal lainn yang menjadi tindak lanjut dari kerjasama tersebut,” tandasnya.(rub)

You may also read!

Asep Kalap Lihat Paha Bule, Pemerkosa-Pencuri WNA Jerman di Depok Ditangkap

DEPOK – Asep Maulana sudah mengenakan kaos berwarna orange dengan tulisan tahanan, saat masuk hotel prodeo Polresta Depok. Pria

Read More...

Tujuh Rumah Gedong Numpang Listrik, Developer Aruba Residence Depok Putus Aliran

DEPOK – Entah apa permasalahannya sampai-sampai developer Aruba Residence berbuat tega seperti ini. Selama sembilan hari, tujuh rumah mewah

Read More...

Sehari 60 Orang Buat Kartu Kuning

DEPOK – Selain Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Ternyata, pemohon pembuatan Kartu Kuning atau AK1 juga mengalami peningkatan   kemarin.

Read More...

Mobile Sliding Menu