Perjalanan Hidup Wardana LPM Curug, Depok (2) Mertua Minta Copos Jabatan RT, Dongrak Pembangunan dan Ekonomi

In Metropolis
DICKY/RADARDEPOK
SINERGITAS : LPM Curug, Wardana (tengah) saat berkoordinasi dengan stake holder kelurahan dan Kecamatan Bojongsari, beberapa waktu lalu.

Perjalanan hidup yang dialami Wardana menuntunnya untuk mengayomi masyarakat luas. Salah satunya menjadi pengurus lingkungan. Perjalananya, Wardana pernah merasakan menjadi pengurus lingkungan sehari semalam.

Laporan : Dicky Agung Prihanto

Usai menerima tamu di rumahnya yang berada di Jalan Indah, Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari, Wardana mengingat kembali sisi lain kehidupannya saat ditunjuk menjadi pengurus lingkungan, yakni ketua RT.

Pria humoris tersebut mengatakan, pada 1997 Kelurahan Curug masih berbentuk desa dan menginduk kepada Kecamatan Sawangan. Saat itu dia dicalonkan untuk menjadi ketua RT17/06. Proses pemilihan digambarkan seperti bumbung kosong atau dipilih tanpa ada lawan.

“Namun menjadi RT hanya satu hari satu malam setelah itu jabatan saya dikembalikan kepada ketua RT sebelumnya,” ujar Wardana.

Sambil sesekali meminum segelas kopi, Wardana mengungkapkan, menjadi RT sehari semalam dikarenakan mertua yakni, Saban meminta Wardana untuk tidak menjadi pengurus lingkungan dan lebih fokus dalam bekerja demi menghidupi keluarga. Namun desakan masyarakat meminta Wardana menjadi pengurus lingkungan muncul kembali.

Pada 22 Februari 1999, sambung Wardana Wardana dipilih masyarakat menjadi ketua RW6. Saat itu dia mendapatkan suara sebanyak 158 suara, Nurmin delapan suara, dan Ali Saan 28 suara. Melihat jalan lingkungan wilayah RW6 masih berupa tanah, Wardana berupaya mengajukan pembangunan infrastruktur jalan, yakni perbaikan Jalan Indah satu berupa aspal kolek. Dia masih mengingat, kebutuhan masyarakat yang dia penuhi pertama kali yakni dengan membeli tenda lingkungan yang dianggarkan melalui swadaya masyarakat.

“Selesai menjadi ketua RW masyarakat meminta saya menjadi ketua LPM Kelurahan Curug pada 2016,” terang pria yang memiliki hobi bermain karambol.

Berbekal pengalaman menjadi pengurus lingkungan, Wardana menjalin komunikasi dengan seluruh stake holder Kelurahan Curug. Wardana berupaya meningkatkan pembangunan infrastuktur meningkat ditiap tahunnya. Tidak hanya itu, untuk mendorong sentra ekonomi, salah satunya ikan hias. Dia mencatat, ada enam kelompok petani ikan hias di Kelurahan Curug. Menurutnya, kualitas ikan hias di Kelurahan Curug terbilang baik. Terbukti, ikan hias milik kelompok petani dikirim keluar negeri.

“Ikan hias di ekspor ke Malaysia, Singapura, Cina, hingga Tahiland,” ucap pria yang mencintai kebersihan. (bersambung)

You may also read!

Bali Bukan buat Liburan Sib…

BANDUNG – Persib Bandung akan melakoni laga tandang ke markas Bali United pada lanjutan Go-Jek Liga 1, pekan ke-11,

Read More...

Tim Thomas Indonesia Tembus Semifinal

BANGKOK–Tim Thomas Indonesia lolos ke babak semifinal Thomas-Uber Cup 2018 usai menaklukkan rival abadi, Malaysia di fase perempat final.

Read More...

Sebelum Catatan Amal Kita Terima

Oleh: H. Budi Subandriyo (Sekretaris DPD LDII Kota Depok) DEPOK – Ramadan tahun ini, sebagian besar putra-putri- kita tidak

Read More...

Mobile Sliding Menu