Penderita Katarak se-Depok 384 Jiwa

In Metropolis
IRWAN/RADAR DEPOK
BERSYUKUR : Pihak Dinkes dan pihak RS Permata Depok bersama penderita mata katarak yang usai dioperasi belum lama ini.

DEPOK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok menyatakan, tahun lalu penderita mata katarak sebanyak 384 jiwa. Sementara, estimasi dari WHO ada 9 ribu yang menderita mata katarak di Indonesia.

Kabid P2P Dinkes Depok, Rani mengatakan, jumlah penderita penyakit mata katarak ini didominasi oleh orang berumur di atas 50 tahun. “Rata-rata usia lanjut diatas 50 tahun yang terkena mata katarak,” kata Rani, kepada Radar Depok, kemarin.

Penderita katarak di Depok untuk data tahun ini belum ada pendataan pastinya berala jumlahnya. Namun, dipastikan penderita mata katarak berkurang sebab pasien melakukan operasi di rumah sakit daerah Depok dan di luar. “Penyebab katarak ini antara lain bisa trauma, diabetes atau gula, gsgal ginjal itu bisa mamacu, dan lainya,” terangnya.

Dalam hal penderita katarak, kata dia, tidak khawatir karena Dinkes Depok sudah bekerja dengan BPJS Kesehatan dan RSUD Depok.

Jadi, penderita mata katarak bisa ditangani oleh RSUD, sedangkan untuk biaya bagi peserta BPJS Kesehatan bisa dicover operasi hingga sembuh.

“Kami harap rumah sakit swasta yang ada di Depok bisa membantu warga yang menderita katarak pada mata dengan CSR, seperti yang dilakukan RS Permata Depok,” kata dia.

Guna mengurangi angka penderita katarak bagi warga Depok. Pihak rumah sakit Permata Depok mengelar operasi mata katarak bagi warga Depok.

Direktur RS Permata Depok, Heldi Nazir menuturkan, kalau katarak adalah penyakit yang terjadi ketika protein tertentu dalam lensa membentuk ke rumpun abnormal.

Rumpun ini secara bertahap membesar dan mengganggu penglihatan dengan mendistorsi, atau menghalangi lewatnya cahaya melalui lensa yang lama kelamaan dapat membuat penglihatan menurun bahkan kebutaan.

“Setiap tahunnya ada sekitar 250 ribu pasien katarak baru yang berpotensi untuk terjadi gangguan penglihatan sampai kebutaan. Artinya ada 250 ribu pasien yang harus kita operasi setiap tahunnya. Tentu ini semua menjadi tugas kita bersama,” tuturnya.

Ia mengapresiasi atas kerjasama antara Home Credit Indonesia dan KNPI Kota Depok, yang telah menyukseskan kegiatan operasi katarak gratis ini.

Heldi mengatakan, selain kegiatan ini beberapa kegiatan CSR juga telah dilakukan. Bahkan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan menyelenggarakan operasi bibir sumbing gratis.

“Kami nantinya akan bekerjasama dengan Smartfren untuk menyelenggarakan operasi bibir sumbing secara free. Berapa pun nantinya pasien yang mendaftar kami akan lakukan operasi untuk para pasien bibir sumbing. Hal ini sebagai wujud kepedulian kami terhadap masyarakat Kota Depok khususnya warga Sawangan dan sekitarnya,” papar Heldi.

Ketua KNPI Kota Depok, Bobby Harahap mengatakan, untuk meningkatkan eksistensi dan sinergitas terhadap seluruh elemen, maka KNPI bekerjasama dengan Rumah Sakit Permata Depok untuk menggelar program Operasi Katarak Gratis.

Dia mengatakan, kurang lebih ada 15 pasien yang mendaftar dalam kegiatan ini. Namun, setelah melewati tahap pemeriksaan ada tujuh pasien yang dipastikan terkena katarak dan menjalani operasi.

“Kita diminta untuk rekrut pasien 15 orang ada tujuh yang dioperasi. Mereka ini berasal dari Cimanggis, Kelurahan Bedahan dan sekitarnya. Melalui kegiatan ini kami berharap khususnya KNPI dapat dirasakan oleh masyarakat,” tandasnya. (irw)

You may also read!

Bali Bukan buat Liburan Sib…

BANDUNG – Persib Bandung akan melakoni laga tandang ke markas Bali United pada lanjutan Go-Jek Liga 1, pekan ke-11,

Read More...

Tim Thomas Indonesia Tembus Semifinal

BANGKOK–Tim Thomas Indonesia lolos ke babak semifinal Thomas-Uber Cup 2018 usai menaklukkan rival abadi, Malaysia di fase perempat final.

Read More...

Sebelum Catatan Amal Kita Terima

Oleh: H. Budi Subandriyo (Sekretaris DPD LDII Kota Depok) DEPOK – Ramadan tahun ini, sebagian besar putra-putri- kita tidak

Read More...

Mobile Sliding Menu