Mesum Jalan Terus Sambil Tunggu TOD

In Metropolis
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
MASIH BELUM BEROPERASI: Tampak telihat suasana Terminal Jatijajar uang berada di Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos yang sampai saat ini belum beroperasi.

DEPOK – Sepertinya pasangan sejoli yang nyaman memadu kasih di Terminal Jatijajar, Kelurahan Jatijajar, Tapos bisa lebih enjoy. Keladinya, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) bakal menjadikan Terminal Jatijajar Transit Oriented Develompment (TOD), hingga batas waktu yang belum ditentukan. Ditambah lagi, Pemkot Depok sejauh ini belum nyelesaikan administrasi penyerahan terminal.

“Terminal Jatijajar proses diserahkan ke BPTJ. Dan memang itu menjadi bagian dari rencana BPTJ untuk menjadikannya sebagai kawasan TOD,” kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat BPTJ Budi Rahadjo, hanya kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Menurut Budi, di kawasan Jabodetabek ini yang menjadi prioritas paling siap untuk dijadikan kawasan TOD baru Terminal Poris Plawad Tangerang. Lalu yang lain termasuk Terminal Jatijajar masih membutuhkan proses yang lebih lama.

“Pengembangan kawasan TOD akan melibatkan swasta sepenuhnya sebagai investor, sehingga membutuhkan proses untuk tender dan lain-lain,” beber Budi.

TOD jelas dia, merupakan upaya pengembangan suatu kawasan dengan mengedepankan sistem angkutan umum massal, untuk mendukung mobilitas di kawasan tersebut. “Pengembangan kawasan bisa saja include di dalamnya hunian, perkantoran dan lain sebagainya,” ujarnya.

Dalam hal TOD Terminal Jatijajar pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Kota Depok. “Sudah ada. Prinsip itu sudah diserahkan hanya proses administrasi terus berlangsung. Iya menunggu proses administrasi selesai,” ungkapnya.

Sebelumnya, pantauan Radar Depok, setiap malam kawasan terminal Jatijajar selalu ramai dikunjungi remaja dan paruh baya. Bahkan, mereka tidak lagi risih untuk bermesraan saat ada yang melintas di Terminal Jatijajar.

“Banyak emang yang suka mojok di sudut terminal, biasanya pada pacaran,” ujar Rizky salah satu warga Kelurahan Jatijajar, Tapos.

Dia juga mengatakan, setiap malam ada saja yang datang ke terminal, tidak hanya warga sekitar tapi banyak juga warga yang datang dari luar Kecamatan Tapos. “Saya nggak ada yang kenal karena yang datang darimana saja tidak hanya warga sini,” kata Rizky.

Diketahui Terminal Jatijajar tipe A Depok, yang terletak di Jalan Raya Jakarta-Bogor, dibuat untuk mengatasi permasalahan transportasi di wilayah Depok yang semakin semrawut. Perencanaan pembangunan Terminal Jatijajar ini dilakukan sejak 2004 dan pembangunan dimulai pada 2011 sampai 2015, lalu. Namun, hingga saat ini pembangunan terminal tersebut belum bisa dioperasikan karena proses pembangunan terhenti alias mangkrak.

Bahkan diterminal sama sekali tidak ada aktivitas. Bagian lantainya juga sudah berlubang dan retak-retak. Selain itu, pemandangan tidak sedap juga terlihat dari dinding pembatas terminal pun telihat banyak dipenuhi vandalisme.

Pada area sekeliling terminal ilalang sangat tumbuh subur dan tidak ada seorang petugas pun yang memrapihkan. Untuk penerangan menuju gerbang terminal juga sangat minim, hal itu tentunya membuat rawan aksi kejahatan.(irw)

You may also read!

Polresta, Kejari, Mandek… Kejari Menunggu Pengembalian Berkas Korupsi

DEPOK – Sepertinya Polresta Depok bisa leluasa melengkapi berkas perkara korupsi Jalan Nangka, Kecamatan Tapos. Kemarin, Kejaksaan Negeri (Kejari)

Read More...

Gara-gara Naavagreen Nyamuk Saja Jatuh, Grand Opening Hari Ini

DEPOK – Kebutuhan perawatan kulit wajah dan tubuh, sudah menjadi perhatian penting bagi perempuan maupun laki-laki. Apalagi di zaman

Read More...

Soal Limbah Situ Rawa Kalong, Pemkot Depok Tunggu Hasil BBWSCC

DEPOK – Tercemarnya Situ Rawa Kalong di Kelurahan Curug,  Cimanggis sudah tak terbendung. Saat ini, Pemkot Depok tengah menunggu

Read More...

Mobile Sliding Menu