Menag: Groundbreaking UIII Bulan Ini

In Utama

DEPOK – Dalam waktu dekat pemerintah akan melakukan groundbreaking pembangunan Universitas Internasional Islam Indonesia (UIII), yang akan dibangun di lahan RRI Cimanggis, Kota Depok. Hal tersebut terungkap saat Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla, kemarin (22/5).

“Dibahas rencana groundbreaking pembangunan Universitas Internasional Islam Indonesia,” kata Lukman, di kantor Wapres, Selasa (22/5).

Lukman mengatakan, konsep pembangunan UIII hingga kini masih didetailkan. Namun, ia berencana meminta waktu kepada Presiden Joko Widodo untuk melakukan groundbreaking pada Ramadan.

“Kami ingin mengambil hikmah Ramadan, keberkahan Ramadan. Sehingga pelaksanaannya kita harapkan pak Presiden bisa bersedia melakukannya di bulan Ramadan,” ujar Lukman.

Ide pendirian UIII tersebut sudah ada sejak dulu. Pemerintah ingin ada universitas Islam bertaraf dunia di Indonesia, yang tidak hanya mendalami studi-studi keislaman, tapi sekaligus memperkenalkan kepada dunia bahwa peradaban Islam di Indonesia juga bisa memberikan kontribusi positif dalam menata peradaban dunia.

Beberapa waktu lalu, Jusuf Kalla menyebutkan akan memulai pembangunan kampus UIII pada 2018. Selain menggunakan dana APBN, pembangunan kampus juga berasal dari berbagai sumbangan dunia internasional. Namun rencana itu sempat menimbulkan polemik pada awal tahun 2018. Sebab, sebuah rumah tua peninggalan VOC di Kompleks RRI Cimanggis Depok, atau lebih dikenal sebagai Rumah Cimanggis, disebut akan dirobohkan untuk pembangunan kampus. Banyak sejarawan yang meminta pemerintah tetap mempertahankan bangunan tua yang dibangun pada 1775 tersebut.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basoeki Hadimoeljono mengatakan UIII, yang pembangunannya memakan biaya Rp3,9 triliun, akan memiliki desain futuristik. Hal itu atas saran wapres Jusuf Kalla.

“Menurut pak Wapres, harus mendesain yang futuristik, bukan yang seperti museum. UIII ini kan merupakan universitas untuk belajar Islam ke depan jadi gambarnya memang harus futuristik,” ujarnya.

Basoeki mengungkapkan desain UIII memiliki latar belakang unik. Oleh dua arsitekturnya, Andy Siswanto serta Munichy B. Edrees, yang merupakan cicit Ahmad Dahlan, desain UIII mengacu pada ajaran-ajaran agama Islam, bukan Feng Shui yang biasa dipakai.

“Saya sampai kaget itu. Seperti kenapa masjid ditaruh depan dan sebagainya,” ujar Basoeki.

Basoeki menambahkan, keseluruhan bangunan UIII hanya memakan 20-30 persen dari total luas kompleks kampus yang mencapai 143 hektare. Dengan kata lain, 70 persen di antaranya akan berupa ruang hijau, bisa berwujud taman dan hutan. Perihal daya tampung gedung UIII, Basoeki mengaku tak seberapa ingat. Hal yang bisa ia katakan adalah UIII hanya akan menerima orang-orang yang akan belajar untuk program post graduate alias doktoral dan master.

“Tapi menerima murid dari berbagai negara, tidak hanya dari Timur Tengah saja,” ucapnya. (tmp/ok)

You may also read!

Polresta, Kejari, Mandek… Kejari Menunggu Pengembalian Berkas Korupsi

DEPOK – Sepertinya Polresta Depok bisa leluasa melengkapi berkas perkara korupsi Jalan Nangka, Kecamatan Tapos. Kemarin, Kejaksaan Negeri (Kejari)

Read More...

Gara-gara Naavagreen Nyamuk Saja Jatuh, Grand Opening Hari Ini

DEPOK – Kebutuhan perawatan kulit wajah dan tubuh, sudah menjadi perhatian penting bagi perempuan maupun laki-laki. Apalagi di zaman

Read More...

Soal Limbah Situ Rawa Kalong, Pemkot Depok Tunggu Hasil BBWSCC

DEPOK – Tercemarnya Situ Rawa Kalong di Kelurahan Curug,  Cimanggis sudah tak terbendung. Saat ini, Pemkot Depok tengah menunggu

Read More...

Mobile Sliding Menu